SuaraJogja.id - Pelaku pencurian kotak infak di Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Sorosutan RT 12/RW 04, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta berinisial MF (27) melancarkan aksinya dengan cukup rapi. Pelaku asal Kalibawang, Kulon Progo tersebut merusak gembok dan rantai, lalu meletakkannya seperti sedia kala.
"Jadi marbot masjid sudah melihat jika gembok itu sudah dipotong, mungkin punya alat sendiri pelaku ini. Nah setelah dirusak dia rapikan lagi, seolah-olah tidak ada apa-apa," terang Takmir Masjid Al Ikhlas, Subandi (67), ditemui wartawan, Kamis (9/9/2021).
Ia menjelaskan, dari rekaman CCTV, pelaku datang ketika jemaah masjid selesai melakukan ibadah salat Zuhur. Sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (25/8/2021), pelaku tertangkap sedang mengambil uang dan dimasukkan ke dalam tasnya.
"Pelaku juga pintar, jadi kotak infak ada di teras depan dekat akses jalan. Nah ketika ada orang lewat, dia sujud agar dilihat sedang solat, nyatanya hanya untuk mengelabui saja," terang dia.
MF melakukan pencurian seorang diri. Menurut Subandi, pelaku sudah tiga kali terekam CCTV berada di masjid.
Bukan hanya 1 kotak infak yang menjadi sasarannya. Satu kotak infak berukuran lebih kecil, uang didalamnya juga berkurang.
Subandi tak begitu percaya dengan pengakuan MF yang hanya mengambil uang senilai Rp6,5 juta. Ia memperkirakan ada sekitar Rp50 juta isi kotak infak tersebut, mengingat tidak pernah dibuka selama 2 tahun belakangan.
"Kira-kira kalo buka setahun itu Rp27 juta. Sebelumnya Rp22 juta. Ya dua tahun itu tuntutannya 50 juta sekitaran itu. Itu kotak utama ya, ada juga kotak yang lebih kecil. Itu juga hilang isinya. Saya hitung kemarin tersisa Rp5,1 juta," terang Subandi.
Ia menduga pelaku sudah sering datang ke masjid berdasar rekaman CCTV. Kendati demikian pihaknya tak mau berspekulasi lebih apakah pelaku sebelumnya sudah mencuri uang namun belum diketahui takmir.
Baca Juga: Masjid Sepi Usai Salat Zuhur, Warga Kulon Progo Nekat Gasak Uang Kotak Infak Jutaan Rupiah
"Kemungkinan bulan-bulan sebelumnya sudah diambil. Jadi selama ini kondisi gembok dan kotak itu tersimpan rapi," ujar dia.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Nuri Ariyanto mengatakan bahwa dari pengakuan pelaku, dirinya sudah melakukan dua kali pencurian.
"Jadi satu masjid yang sama dilakukan dua kali. Pertama bulan Juli lalu dan terakhir Agustus," ujar dia.
Selama dua kali melancarkan aksinya, MF mengaku hanya mengambil Rp6,5 juta dari kotak infak masjid. Jumlah itu digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan membayar sewa indekos.
"Pengakuannya karena tidak punya uang dan kerja serabutan, akhirnya mencuri. Uangnya sudah dia habiskan dan tidak ada yang tersisa," kata dia.
Dari pengungkapan kasus tersebut, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buat helm hitam, jaket motif warna biru, ransel coklat yang dibawa pelaku saat melakukan aksinya.
Berita Terkait
-
Masjid Sepi Usai Salat Zuhur, Warga Kulon Progo Nekat Gasak Uang Kotak Infak Jutaan Rupiah
-
Ditangkap, Pencuri Kotak Amal Tanpa Busana di Solok Ternyata Masih Pelajar
-
Heboh, Dua Remaja Pakai Celana Dalam Curi Kotak Amal Masjid
-
Maling Pakai Celana Dalam, 2 Remaja Pembobol Kotak Amal Masjid di Solok Diciduk
-
Paiman Ketahuan Colong Kotak Amal Musala, Ngakunya Terpaksa Buat Beli Obat
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi