SuaraJogja.id - Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah Kulon Progo tepatnya di Kalurahan Pendoworejo, Kepanewon Girimulyo. Kali ini sebanyak delapan buah baterai tower seluler hilang digondol pencuri.
Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menuturkan kasus ini diketahui setelah ada salah seorang warga bernama Hirjani (41) warga Banjarsari yang melaporkan ke polisi. Pelapor sendiri merupakan petugas maintenance provider tersebut.
Dari laporan yang diterima kepolisian, kasus pencurian itu terjadi pada Selasa (14/9/2021) sekitar pukul 19.30 WIB kemarin. Setelah pelapor menerima laporan bahwa salah satu tower mati.
"Jadi pelapor itu bertugas sebagai maintenance provider THREE dari PT BMG (Bach Multi Global) menerima kabar dari help desk kalau tower tersebut mati," kata Jeffry saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/9/2021).
Setelah menerima laporan tersebut, disampaikan Jeffry, salah satu saksi diminta untuk melihat kondisi tower di lapangan. Tower seluler tersebut diketahui berada di Dusun Tileng, Pendoworejo, Girimulyo.
Ketika saksi tiba di lokasi dan memeriksa tower yang dimaksud ternyata mendapati bahwa gembok pagar tower itu sudah hilang. Baterai tower seluler yang berada di dalamnya pun turut lenyap dibobol pencuri.
Jika berdasarkan catatan dari pelapor ataupun saksi, kata Jeffry, ada sebanyak delapan baterai tower seluler yang diketahui digondol maling. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.
"Kerugian yang dialami oleh provider mencapai sekitar Rp10 juta. Pelapor akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Girimulyo guna pengusutan lebih lanjut," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Jeffry turut mengimbau kepada masyarakat ataupun pihak operator seluler senantiasa mengingatkan kewaspadaan. Khususnya untuk lebih menjaga barang atau properti yang dimiliki.
Baca Juga: Terekam CCTV Curi Susu Formula untuk Bayi, Seorang Pria Ditangkap Polisi
Ia menyarankan sejumlah upaya yang bisa dilakukan guna meminimalisir kejadian ini terulang kembali. Di antaranya menggunakan kunci ganda hingga memasang cctv di sekitar lokasi.
Mengingat memang kasus pencurian baterai tower seluler di wilayah Bumi Binangun yang telah sering terjadi dalam beberapa waktu. Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.
"Saat ini kasus masih dalam penyelidikan anggota Polres Kulon Progo. Petugas sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.
Berita Terkait
-
Terekam CCTV Curi Susu Formula untuk Bayi, Seorang Pria Ditangkap Polisi
-
Lihai! Rusak CCTV, Maling Bobol Puluhan Juta Dari Brangkas Minimarket di Ngawi
-
Pelaku Kasus Perdagangan Anjing Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Wates
-
Makin Melandai, Kulon Progo Hanya Tambah 7 Kasus Positif Covid-19 dalam Sehari
-
Tinggal Matangkan Standar Operasional, Kulon Progo Segera Laksanakan PTM
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT