SuaraJogja.id - Kabupaten Bantul memiliki objek wisata (obwis) kurang lebih 150 titik. Dari jumlah tersebut baru delapan obwis yang mengantongi sertifikat kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan (CHSE).
Lima obwis yang sudah punya sertifikat CHSE yakni di kawasan Hutan Pinus Asri Mangunan. Dua berada di taman rekreasi Kids Fun dan satu lagi di Pantai Goa Cemara.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), GKR Bendara menuturkan, CHSE jadi syarat utama agar tempat wisata bisa melakukan uji coba wisata di tengah pandemi Covid-19, sehingga wisata alam terbuka atau outdoor jadi pilihan utama.
"Contohnya Hutan Pinus Sari Mangunan sebagai salah satu wisata yang ditunjuk pemerintah pusat untuk uji coba pembukaan operasional di tengah pandemi," ujar GKR Bendara ditemui awak media di Hutan Pinus Asri Mangunan, Rabu (22/9/2021).
Karena itu, dia berharap Koperasi Natawana selaku pengelola Hutan Pinus Sari Mangunan dapat menerapkan poin-poin yang ada di CHSE dengan baik. Menurutnya, lantaran tempat ini jadi percontohan maka bisa memberi contoh untuk tempat wisata lainnya yang sedang mengurus sertifikat CHSE.
"Karena akan berimbas pada lokasi-lokasi wisata lainnya di Bantul dan seluruh DIY," tutur putri bungsu Sri Sultan HB X itu.
Untuk mendapatkan seritifkat CHSE, sambungnya, cukup mudah dan juga gratis. Pengelola wisata mendaftar melalui website chse.kamenparekraf.co.id.
"Dengan adanya sertifikat tersebut wisatawan tidak hanya merasa aman tapi juga jaminan aman saat mengunjungi objek wisata," katanya.
Menurutnya, sertifikat CHSE penting karena belum semua obwis punya. Dengan adanya tiga obwis di Bumi Projotamansari yang diizinkan beroperasi, maka ia mendorong tempat wisata lainnya segera mengurusnya.
Baca Juga: PON XX Papua, Atlet Renang Perairan Terbuka Asal Bantul Ini Patok Juara 3
"Begitu ada ketentuan yang boleh uji coba haris punya itu (sertifikat CHSE), mereka (pelaku wisata) mulai bergeliat. Semoga seluruh obwis segera dapat CHSE. Ini statusnya hanya uji coba, harapannya akan semakin banyak yang bisa meniru kesuksesan Mangunan," tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan, pembukaan tiga obwis pertimbangannya adalah sudah punya sertifikat CHSE. Lima obwis di Mangunan, Kapanewon Dlingo sudah memilikinya.
"Oleh karenanya untuk Pantai Goa Cemara yang memang sudah punya CHSE dan bagian dari pantai selatan, kami usulkan dilakukan uji coba," katanya.
Berita Terkait
-
PON XX Papua, Atlet Renang Perairan Terbuka Asal Bantul Ini Patok Juara 3
-
Kasus Covid-19 di Bantul Menurun, Begini Rencana Pemkab Terkait Penutupan Shelter
-
7 Destinasi Wisata DIY Diujicoba Buka, Singgih: Harus Pastikan Jaringan Internet Stabil
-
Uji Coba Pembukaan Destinasi Wisata, Bantul Dapat Dua Lokasi Tambahan
-
Usulkan Pantai Selatan Lakukan Uji Coba, Bupati Bantul: Kami Siap Mengawasi Wisatawan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya