SuaraJogja.id - Pembangunan Jalan Jenderal Sudirman, Kemantren Gondokusuman, Kota Jogja sudah mencapai 20 persen. Pembangunan sudah dimulai sejak dua bulan lalu pada Agustus 2021 lalu, seperti pembongkaran tanaman di sisi selatan dan pembongkaran trotoar di utara jalan.
"Sejauh ini sudah 20 persen berjalan pembangunannya. Pertama kami tata dulu tanaman yang ada di utara dan selatan jalan, termasuk trotoar di utara jalan telah kami bongkar," kata Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta, Hari Setyawacana ditemui SuaraJogja.id usai menghadiri syukuran pedagang PPKLY di Jalan Sam Ratulangi, Gondokusuman, Kota Jogja, Jumat (15/10/2021).
Ia menjelaskan, belum ada kendala berarti dari pembangunan tersebut. Pedagang di dekat RS Bethesda yang terdampak pembangunan juga sudah direlokasi.
"Pedagang berharap bisa tetap berjualan. Maka kami tempatkan di Jalan Sam Ratulangi. Setelah ini kami fokus lagi untuk pembangunan di Jalan Jensud," jelas dia.
Hari menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melanjutkan penataan pada trotoar sisi utara di Jalan Jensud. Rencananya Senin (18/10/2021), material lama akan dibongkar.
"Pekan depan kita mulai penataan trotoarnya. Sehingga disesuaikan dengan pedestrian seperti di barat Jalan Jensud," katanya.
Hari menambahkan bahwa pembangunan nanti ditargetkan selesai akhir 2021.
"Sesuai target sebelumnya, kelanjutan pembangunan pedestrian Jalan Jensud sampai Desember 2021. Semoga bisa selesai tepat waktu," ujar Hari.
Pantauan di lokasi, pembongkaran trotoar di Jalan Jensud sudah dilakukan di sisi utara jalan. Sementara di susi selatan pekerja masih membongkar pembatas tanaman.
Baca Juga: Belum Ada Kepastian Pembangunan Jalan Perwakilan, Pedagang: Sosialisasi Terkesan Cepat
Puluhan paving blok dan tumpukan pasir juga menutup sebagian jalan. Akibatnya arus kendaraan cukup ramai dan padat.
Berita Terkait
-
Belum Ada Kepastian Pembangunan Jalan Perwakilan, Pedagang: Sosialisasi Terkesan Cepat
-
Terdampak Pembangunan Jalan Perwakilan, Pedagang Minta Jaminan dan Keterbukaan Pemkot
-
Sedih Banget, Perbaikan Jalanan di Kota Bontang Batal Tahun Ini
-
Revitalisasi Jalan Perwakilan di Sekitar Malioboro, Pemkot Jogja Anggarkan Rp10 M
-
Soal Revitalisasi Jalan Jenderal Sudirman, Wakil Wali Kota Harapkan Hal Ini ke Depan
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Satu Pekan Operasi Progo, Polda DIY Klaim Berhasil Tekan Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas
-
5 Prompt Poster Tarhib Ramadhan 2026 yang Menarik dan Penuh Makna
-
BRI Pegang 49 Persen Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Dukungan Program 3 Juta Rumah
-
Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
-
Tiga Petani Sleman Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk Tengah Sawah, Dua Orang Meninggal Dunia