SuaraJogja.id - Aturan ganjil genap mulai diberlakukan bagi wisatawan yang hendak masuk ke objek wisata Gunungkidul. Satuan Polisi Lalu lintas Polres Gunungkidul akan memberlakukan ganjil genap setiap akhir pekan.
Kepala Satuan Lalu lintas Polres Gunungkidul, AKP Martinus menuturkan guna mengurangi kepadatan wisatawan maka bagi kendaraan yang masuk di kawasan objek wisata akan diseleksi. Aturan ganjil genap nomor kendaraan akan diberlakulan setiap hari Jumat pukul 12.00 WIB siang hingga Minggu pukul 18.00 WIB malam.
"pemberlakuan ganjil genap ini bertujuan untuk meminimalisir kepadatan di lokasi wisata,"ujar dia, Jumat (22/10/2032).
Berdasarkan aturan pemerintah yang baru berkaitan dengan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, meskipun wisata sudah mulai dibuka, namun di lokasi dibatasi maksimal 25%. Aturan ganjil genap ini memang diberlakukan untuk mengurangi kepadatan.
Untuk teknis penyekatan di titik mana saja, pihaknya baru akan mengkoordinasikan pagi ini. Aturan ganjil genap tersebut akan diberlakukan disesuaikan dengan tanggal saat itu. Martinus memberikan contoh, pengunjung yang datang ke lokasi wisata pada tanggal 22 atau genap harus memiliki pelat nomor dengan angka terakhir genap.
"Sebaliknya, jika masuk pada tanggal 23 atau ganjil yang diperbolehkan masuk hanya kendaraan dengan nomor paling akhir ganjil,"terangnya.
Pihaknya juga akan menerapkan sanksi bagi wisatawan yang datang tidak sesuai dengan ketentuan. Adapun sanksinya berupa putar balik. Harapannya dengan penerapan ganjil genap, mobilitas masyarakat tetap terkendali
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Bejat, Buruh Lepas di Gunungkidul Cabuli Gadis Berkebutuhan Khusus
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah