SuaraJogja.id - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melantik enam orang untuk mengisi lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Parasamya Bantul pada Jumat (10/12/2021) siang.
Stephanus Heru Wismantara kini menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol); Agus Yuli Herwanta menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Gunawan Budi Santoso menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Joko Waluyo menjabat Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP); Istirul Widiastuti menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans); dan Fenty Yusdayati yang sebelumnya ialah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Halim mengatakan, para pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpah janjinya pada hari ini akan menampilkan kemampuan terbaiknya untuk kemajuan dan kesejahteraan warga Bantul. Tekad untuk selalu memperbaiki hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih dari hari ini.
Dia meminta mereka untuk menyampingkan kepentingan jangka pendek dan pragmatis. Supaya dapat melahirkan kerja-kerja yang kreatif, inovatif, dan penuh pengabdian.
"Masyarakat tidak ingin kami larut dalam rutinitas birokrasi yang kerap kali dipandang sebagai kinerja yang kurang memuaskan," kata dia.
Untuk itu, catatan tersebut seharusnya menjadi energi pembaharu sekaligus panggilan pengabdian yang ujungnya menjadikan Bumi Projotamansari lebih baik. Dalam era revolusi industri 4.0 saat ini, lanjutnya, perubahan etos kerja yang semula minta dilayani menjadi harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
"Penggunaan teknologi informasi dalam memudahkan pelayanan masyarakat menjadi satu hal yang penting mengingat hal itu mampu meningkatkan kinerja yang efektif dan efisien," terangnya.
Adapun visi yang sudah ditetapkan Pemkab Bantul ialah terwujudnya masyarakat Bantul yang harmonis, sejahtera, dan berkeadilan berdasarkan Pancasila dan UUD 45. Visi ini harus diwujudkan dalam lima misi.
"Lima misi harus diwujudkan lewat program-program dan kegiatan di seluruh OPD di mana kalian berada di dalamnya," katanya.
Baca Juga: Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Bupati Bantul Klaim Tak Ada Penyimpangan Dana Desa
Halim berpesan kepada pejabat-pejabat yang dilantik agar sungguh-sungguh dalam bertugas dengan berorientasi hasil dalam mewujudkan visi tersebut.
"Sekarang kami harus melakukan inovasi-inovasi agar percepatan itu terjadi, pertumbuhan ekonomi, memajukan daerah, pengentasan kemiskinan dan masalah-masalah pembangunan yang masih ada," ucapnya.
Pemimpin OPD serta jabatan fungsional lainnya yang dilantik diminta mengubah paradigma, meningkatkan etos kerja dengan terus berorientasi pada hasil.
"Fokus saja pada pekerjaan masing-masing, jangan terpengaruh dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan tugas kalian," tambahnya.
Berita Terkait
-
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Bupati Bantul Klaim Tak Ada Penyimpangan Dana Desa
-
Beri Uang ke Manusia Silver Dikenai Sanksi, Bupati Bantul: Sosialisasi Kurang Masif
-
Anak Dipolisikan Ibu gegara Jual Perabot, Bupati Bantul Imbau Laporan Dicabut
-
Ingat Anak yang Jual Perabot Ibunya? Pemkab Bantul Akan Upayakan Bantuan
-
PPKM Level 3 Nataru Batal Diterapkan, Bupati Bantul: Wisata Dibuka tapi Tetap Waspada
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
Data Tak Akurat Bisa Bikin Kebijakan Salah Arah, Warga DIY Diajak Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026
-
DPRD Kritik Kesiapan Liburan di Jogja, Wisatawan Terancam Kesulitan Akses ke Malioboro
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban