SuaraJogja.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman berencana melakukan pelebaran sejumlah jalur evakuasi di lereng Gunung Merapi pada tahun 2022 mendatang. Hal tersebut masuk ke dalam program sadar bencana yang terus disosialisasikan kepada masyarakat.
Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Sleman, Joko Lelono menjelaskan program pelebaran jalur evakuasi itu berdasarkan kondisi yang memang ada saat ini. Sebab masih adanya kondisi jalan yang sempit juga akan berpengaruh pada proses evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
"Jadi nanti di program kegiatan di 2022 itu ada jalur evakuasi di lereng Merapi yang akan dilebarkan atau pelebaran jalan," kata Joko saat dihubungi awak media, Rabu (15/12/2021).
Joko merinci sejumlah ruas jalan yang sudah masuk daftar pelebaran jalan itu berada di wilayah Turgo, Ngandong dan Tritis ke arah bawah. Hingga meliputi juga sampai ke arah jalur alternatif Pakem serta Girikerto.
"Kondisinya sebetulnya baik tapi sempit. Jadi nanti kalau ke Ngandong itu posisinya akan dua jalur. Kalau turun ya turun sendiri, naik ya naik sendiri, sudah ada pengaturan oleh teman-teman yang ada di wilayah. Turgo ke bawah juga sempit," tuturnya.
Saat ini, kata Joko, sosialisasi kepada masyarakat di wilayah-wilayah tersebut sudah dilakukan. Berdasarkan kesepakatan juga sudah dilakukan rencananya tidak ada penggantian ganti rugi terkait dengan pelebaran jalur evakuasi tersebut.
"Kita sudah sosialisasi di masyarakat untuk pelebaran kita tidak kena penggantian (ganti rugi) karena masyarakat merelakan. Kita programnya adalah sadar bencana perilaku pengurangan resiko," ungkapnya.
BPBD Sleman terus mengedukasi masyarakat untuk bisa menyadari bahwa ada ancaman bencana di sekitarnya. Sehingga dibutuhkan fasilitas pendukung salah satunya jalur evakuasi itu terlebih sekarang kondisinya masih tergolong kurang memadai atau sempit untuk dilalui.
"Makanya teman-teman di wilayah dalam rangka pembinaan mengajak masyarakat untuk sedikit merelakan kalau memang harus dilebarkan. Itu 2022 sudah clear, anggaran sudah ada terus masyarakat juga sudah bisa menerima (sosialisasi). Anggarannya kalau ngga salah kemarin itu dari salah satunya pokir dewan ada Rp1,2 miliar di anggaran mitigasi bencana," jelasnya.
Baca Juga: Lurah di Sleman Keberatan 40 Persen Dana Desa Dipakai untuk Bantuan Tunai, Ini Alasannya
Sejauh ini, dipastikan Joko, kondisi sebagian besar jalur evakuasi Merapi di wilayah Bumi Sembada masih tergolong baik. Mulai dari yang berada di pemukiman warga di atas hingga menuju evakuasi ke bawah.
"Untuk kondisi jalur evakuasi Merapi masih bagus. Kondisinya semuanya dalam arti dari pemukiman yang teratas itu sudah ada jalur yang turun ke bawahnya itu dalam kondisi baik," ucapnya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan terdapat sebanyak 204 ruas jalur evakuasi Gunung Merapi di wilayah Bumi Sembada. Jika dijumlah panjang total jalur evakuasi itu mencapai 316,60 km dan dipastikan semuanya dalam kondisi baik.
Hal itu juga dipastikan dengan SK Bupati No. 81.2/kep.KDH/2019 tentang Jalur Evakuasi Bencana Erupsi Gunung Merapi. Jalur tersebut memang menjadi pioritas untuk dijaga kelayakan dan fungsinya.
"Jalur tersebut semuanya berada di Kapanewon Cangkringan. Kondisi jalur semua dalam keadaan bagus dan masih layak untuk dilewati," ujar Kustini.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir Lahar Merapi Berpotensi Rusak Fasilitas di Sungai, Belum Sampai Permukiman
-
Masih Dilalui Truk Tambang, Pengelolaan Jalur Evakuasi Lereng Merapi Belum Disiplin
-
Aktivitas Cukup Landai, dalam 6 Jam Gunung Merapi Hanya 1 Kali Keluarkan Lava
-
Jalur Evakuasi Merapi Sempat Diperbaiki, Pemkab Sleman Pastikan Semua Layak Dilalui
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Tendangan Kungfu Berujung Sanksi Seumur Hidup, KAFI Jogja Pecat Dwi Pilihanto
-
Senyum Lebar Pariwisata Sleman di Libur Nataru, Uang Rp362 Miliar Berputar dalam Dua Pekan
-
Indonesia Raih Prestasi di SEA Games 2025: BRI Pastikan Penyaluran Bonus Atlet Berjalan Optimal
-
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Januari 2026, Cek Penerima dan Nominalnya!
-
Pengamat Hukum UII: Perbup Hibah Pariwisata Harusnya Diuji Dulu Lewat Judicial Review, Bukan Pidana