SuaraJogja.id - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan Raya Wates - Purworejo, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo Sabtu (15/01/2022) pukul 04.40 WIB dinihari. Pengemudi sempat terjepit akibat body truk yang ringsek.
Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L. Wahyu Efendi menuturkan laporan kecelakaan itu diterima pada pukul 05.00 WIB dari PMI Kabupaten Kulon Progo. Berdasarkan informasi yang didapatkan sebuah truk itu menabrak sebuah pohon dan pagar rumah warga hingga ringsek.
"Kronologi yang kami terima Bahwa pada pukul 04.40 telah terjadi laka lantas truk menabrak pohon dan pagar rumah orang di Jl. Raya Wates- Purworejo, Temon, Kulon Progo," kata Wahyu dalam keterangannya, Sabtu (15/1/2022).
Disampaikan Wahyu, kronologi kejadian bermula saat truk melaju dari arah barat menuju timur. Saat itu sopir diduga dalam keadaan mengantuk sehingga tak bisa mengendalikan kendaraannya.
"Diduga sopir mengantuk sehingga menabrak pohon dan pagar rumah warga. Mengakibatkan pengemudi trck terjepit body kendaraan, serta membutuhkan bantuan evakuasi," ungkapnya.
Mendapat laporan tersebut, Basarnas Yogyakarta langsung memberangkatkan 1 Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Congot. Tim tersebut sudah dilengkapi dengan peralatan ekstrikasi untuk evakuasi korban terjepit di kendaraan itu.
Akibat kondisi ringsek yang cukup parah, kata Wahyu, evakuasi sendiri memerlukan waktu lebih. Hal itu guna memastikan korban yang terjepit berhasil diselamatkan.
Setidaknya petugas memerlukan waktu 30 menit untuk mengevakuasi korban.
"Proses evakuasi karena body truk yang ringsek cukup parah dan dibutuhkan perhitungan yang tepat agar korban bisa terselamatkan. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk evakuasi," terangnya.
Baca Juga: Dukun Pelaku Pemerkosaan di Kulon Progo Ditangkap Polisi
Korban yang diketahui atas nama Asep Didin Saefudin (36) warga Cikarutug, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jabar itu akhirnya bisa dievakuasi dalam kondisi selamat.
Selanjutnya korban langsung dibawa ke RS Rizky Amalia, Temon untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Tabrak Pemuda yang Nge-Bm, Supir Truk Dihakimi Massa, Warganet: Kok Supirnya Dikeroyok
-
CRV Tabrak Sekeluarga di Surabaya, Balita Tewas Terlempar, Sopir Diduga Mabuk Berat
-
3 Faktor Pemicu Utama Kecelakaan di Jalan Raya, Harus Hati-hati
-
Kabar Gembira, Lion Air Kembali Layani Penerbangan Rute Jogja-Bali
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup