SuaraJogja.id - Warga sekitar Dusun Glondong, Tirtomartani, Kalasan, Sleman dikejutkan dengan temuan orok pada Kamis (20/1/2022) siang. Bayi yang sudah meninggal itu ditemukan dengan keadaan tali pusar masih utuh di dalam sebuah plastik hitam.
Informasi ini dibenarkan langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kalasan Iptu Sri Pujo saat dikonfirmasi awak media. Ia menuturkan orok itu ditemukan warga sekira pukul 11.30 WIB siang tadi.
"Dilaporkan pada jam 11.40 WIB oleh seorang ke Polsek Kalasan jika telah ditemukan Orok bayi yang sudah meninggal dunia. Tempat kejadian di pinggir jalan Selokan Mataram sisi selatan, Dusun Glondong, Tirtomartani, Kalasan, Sleman," kata Sri Pujo.
Sri Pujo menjelaskan, kronologi kejadian bermula ketika warga sekitar mencium bau tak sedang di pinggir jalan Selokan Mataram di sisi selatan tepatnya di belakang Rumah Sakit Bhayangkara.
Semula terdapat sejumlah saksi yang ada tengah dalam perjalanan dari sekolah dengan berjalan kaki menuju ke arah Panti Asuhan Glondong Kalasan tepatnya di sebelah timur Polsek Kalasan.
"Saksi-saksi mendapati bau tak sedap. Setelah dicari sumber bau tersebut ternyata berasal dari sebuah plastik hitam yang masih tertali," ungkapnya.
Selanjutnya, kata Sri Pujo, saksi-saksi tersebut mendekati asal bau tersebut. Kemudian datang warga lain yang kebetulan juga sedang melintas.
"Ada warga yang melintas lalu menanyakan kepada saksi-saksi anak sekolah tadi karena mereka takut untuk membuka maka satu warga itu membuka plastik hitam itu dan didapati ada orok bayi," terangnya.
Saat ditemukan oleh warga saat itu orok sudah dinyatakan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan tali pusar masih utuh atau menempel di badannya.
Baca Juga: Sopir Ambulans di Makassar Bersedih, Bayi Meninggal Karena Mobil Terhalang di Jalan Raya
"Korban orok bayi berjenis kelamin laki-laki dengan tali pusar masih utuh atau menempel," ujarnya.
Selanjutnya warga yang menemukan orok tersebut langsung melaporkan ke Polsek Kalasan guna tindakan lebih lanjut. Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan tersebut langsung datang ke lokasi kejadian bersama tim Inafis Polres Sleman.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, jenazah bayi langsung di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Sopir Ambulans di Makassar Bersedih, Bayi Meninggal Karena Mobil Terhalang di Jalan Raya
-
Sudah Beraksi Lima TKP Berbeda, Maling Spesialis Konter di Sleman Ditangkap Polisi
-
Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Sungai Brantas Jombang, Sempat Dikira Boneka
-
Perempuan di Sleman Tewas Usai Nekat Bakar Diri
-
Penemuan Mayat Bayi Tanpa Kepala di Tegal Terungkap, Ini Kronologinya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning