SuaraJogja.id - Toko Roti Djoen Muda, Jalan Kolonel Sugiyono, Kalurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja mengeluhkan kenaikan harga gas LPG nonsubsidi. Saat ini harga gas LPG nonsubsidi ukuran 12 kilogram (kg) hampir mencapai Rp200 ribu.
"Pastinya saya sebagai pengusaha keberatan karena ongkos produksi jadi membengkak," kata Pemilik Toko Roti Djoen Muda Indra kala ditemui SuaraJogja.id, Kamis (3/3/2022).
Menurut Indra, kondisi ini semakin memberatkan lantaran masih pandemi Covid-19 dan ditambah harga bahan pokok roti yang juga ikut naik. Dari sisi penjualan roti pun juga mengalami penurunan.
"Situasinya masih pandemi Covid-19 dan harga bahan baku roti tambah mahal. Ini kan penjualan juga menurun," keluhnya.
Padahal dalam satu hari, pihaknya bisa menghabiskan dua sampai tiga tabung gas LPG ukuran 12 kg. Adapun roti yang bisa dihasilkan kurang lebih lima ribu.
"Ya sehari paling enggak butuh dua atau tiga tabung gas untuk bisa memproduksi lima ribu roti," tuturnya.
Membengkaknya ongkos produksi memaksa Indra untuk menaikkan harga roti basah dan cake senilai Rp250 perak. Nominal itu terlihat kecil namun mempengaruhi jumlah pembeli.
"Yang tadinya roti basah Rp6.250 dan cake sekitar Rp20.250 sampai Rp40.000. Seharusnya naik Rp1.000 atau Rp1.500 untuk mengatasi harga yang melonjak ini," paparnya.
"Naik segitu saja sudah bikin pelanggan lari. Beda dengan dagang baju, mau naik Rp50.000 enggak masalah," imbuh dia.
Baca Juga: Harga Gas Non Subsidi Tembus Rp190 Ribu, Masyarakat Dikhawatirkan Beralih ke Gas Subsidi
Selain itu, mahalnya harga minyak goreng turut membebani ongkos produksi roti. Terlebih, kekinian stok minyak goreng sulit didapatkan.
"Harga minyak goreng sudah mahal susah dicari. Harapan saya sih harganya kembali stabil seperti kemarin," ujarnya.
Berita Terkait
-
Harga Gas Non Subsidi Tembus Rp190 Ribu, Masyarakat Dikhawatirkan Beralih ke Gas Subsidi
-
Harga Gas LPG Non Subsidi Naik, Pertamina: untuk LPG 3 Kilogram Tetap
-
Harga LPG Non Subsidi Kembali Naik, Segini Harganya di Kota Jogja
-
Harga Elpiji Nonsubsidi 12 Kilogram Tembus Rp199.000, Agen: Pengaruhi Jumlah Penjualan
-
Waduh, Harga Gas Nonsubsidi 12 Kilogram di Bekasi Tembus Rp 200 Ribu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning