Nur Afitria Cika Handayani
Kamis, 03 Maret 2022 | 18:25 WIB
Doli-doli, salah satu alat musik tradisonal yang cara memainkannya dengan dipukul. [Tangkap Layar YouTube.com / Filemon Hulu]

Hampir sama dengan rebana yang terdapat dari daerah lain, rapai atau rebana ini terbuat dari bahan kayu dan kulit sapi. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipukul agar mengeluarkan nada yang nyaring.

5. Tambua

Alat musik ini juga biasa disebut dengan alat musik tambur. Asal alat musik tambua ini adalah dari Sumatera Barat. Bentuk dari alat musik ini adalah seperti gendang besar.

Sementara memmbran yang dipukul pada alat musik ini terbuat dari kulit kambing. 

6. Aramba

Merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Nias. Aramba merupakan alat musik yang terbuat dari logam kuningan atau perunggu. Biasanya alat musik ini dimainkan saat ada acara pernikahan.

7. Doli – doli

Merupakan alat musik yang terbuat dari kayu. Alat musik ini hampir mirip dengan alat musik balera. Alat musik ini mengeluarkan suara yang nyaring, biasanya dimainkan bersama dengan aramba dan pakpak.

8. Garantung

Baca Juga: Jarang Diketahui Orang, Ini 10 Alat Musik Maluku yang Tak Kalah Populer

Merupakan alat musik yang berasal dari Toba. Alat musik ini terbuat dari kayu yag dipotong – potong dan disusun secara rapi 5 hingga 7 bilah. Nada yang dihasilkan  dari setiap kayu ini memiliki nada berbeda satu sama lain.

9. Gonrang

Merupakan alat musik yang berasal dari kebudayaan Simalungun. Alat musik gonrang ini memiliki beberapa instrument yang setiap alat musiknya memiliki sebuah makna di dalamnya. Di daerah asalnya atau di Simalungun, alat musik ini memiliki nilai yang bersifat sakral.

10. Tanganing

Merupakan alat musik yang berasal dari daerah Batak Toba. Biasanya alat musik ini dimainkan oleh 1 hingga 2 orang. Sebutan lain dari alat musik ini adalah alat musik drum set melodis.

Demikianlah 10 daftar alat musik tradisional yang cara memainkannya dengan cara dipukul. Kesemua alat musik tersebut berasal dan populer di Pulau Sumatera.

Load More