SuaraJogja.id - Meskipun kasus harian ebrangsur menurun, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengakui, angka kematian akibat Covid-19 di provinsi ini masih tinggi.
"Berdasarkan catatan kami, sebagian besar yang meninggal itu rata-rata karena komorbid hipertensi, sementara kalau dari sisi usia yang terbesar itu di atas lima puluh tahun," kata Aji melalui keterangan resmi Pemda DIY di Yogyakarta, Senin.
Aji menuturkan bahwa sebagian pasien COVID-19 meninggal karena terlambat masuk rumah sakit. "Dari catatan yang kami terima karena terlambat masuk rumah sakit, karena kejadiannya masyarakat kalau terkena COVID-19 itu cukup isolasi mandiri di rumah," ujar dia.
Menurut sekda, ada beberapa orang yang tidak memahami bahwa mereka memiliki penyakit penyerta atau komorbid, sehingga terlambat masuk ke rumah sakit.
Meski demikian, ia memastikan bahwa di DIY tidak ada kasus kematian anak-anak karena usia yang masih muda.
Saat video conference (vidcon) terkait evaluasi PPKM Jawa-Bali pada Minggu malam (20/3), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar Pemda DIY tidak berhenti melakukan sosialisasi bagi penderita komorbid.
Luhut menuturkan bahwa kasus konfirmasi nasional sudah menurun 91 persen. Berdasarkan asesmen pada 18 Maret, level PPKM di DIY turun ke level 3.
Selain itu, terdapat 20 kabupaten/kota yang turun ke level 2 dan ada 2 kabupaten/kota yang turun ke level 1, yaitu kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tuban. "Saya kira, kalau saya lihat semua provinsi telah mengalami penurunan," kata Luhut.
Meski demikian, Luhut menekankan agar active case surveillance, pengetesan, dan pelacakan harus kembali diperkuat serta akselerasi vaksinasi lengkap dan booster, terutama untuk lansia di daerah Jawa-Bali masih perlu terus dikejar.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Sembuh di Bantul Naik Drastis, Sehari 602 Orang Pulih
Ia berharap vaksinasi booster di daerah Jawa-Bali mencapai 30 persen sebelum lebaran. Hingga pekan ketiga Maret 2022, vaksinasi Jawa-Bali telah mencapai sekitar 1,05 juta suntikan per minggu.
"Adapun target laju vaksinasi booster harus ditingkatkan hingga empat kali lipat atau 4,17 juta per minggu atau 595 ribu per hari," ujar Menko Marves.
Luhut mengatakan penelitian waste water surveillance di DIY oleh tim UGM dapat dijadikan alternatif untuk mendeteksi secara dini penyebaran kasus.
Ia mengatakan bakal meminta Menteri Kesehatan menindaklanjuti.
Data Pemda DIY per 21 Maret 2022 mencatat penambahan kasus meninggal sebanyak delapan kasus atau 2,63 persen, sehingga angka kumulatif kematian di DIY menjadi 5.716 kasus.
Delapan kasus meninggal itu berasal dari Kabupaten Bantul tiga kasus, Kulon Progo dua kasus, Gunung Kidul dua kasus, dan Sleman satu kasus.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Sembuh di Bantul Naik Drastis, Sehari 602 Orang Pulih
-
Ramai di Pertengahan Februari, Selter Covid-19 di Jogja Kini Tinggal Tampung 10 Orang
-
191 Orang Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Turun
-
Harapan Jogja Ubah Status Pandemi Jadi Endemi, Begini Kata Dinkes
-
Penderita Covid-19 Berkurang 227 Orang, Dinkes Gunungkidul Sebut Kasus Cenderung Menurun
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan