Senada dengan apa yang disebutkan oleh Harda Kiswaya, Epiphana menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman akan membangun tiga TPST.
TPST di Kapanewon Minggir, sebagai area Sleman barat; TPST di Kapanewon Kalasan sebagai area Sleman timur dan satu lagi TPST akan dibangun di wilayah Sleman tengah.
"Belum tahu untuk wilayah tengah akan di mana. Kami masih mencari lokasi," tuturnya.
DLH berharap nantinya masing-masing TPST di Kabupaten Sleman bisa menampung 80 ton sampah per hari.
Kapasitas itu masih jauh dari volume sampah harian Kabupaten Sleman yang mencapai 700 ton/hari.
Ia tak membantah, kendati TPST sudah dibangun, nantinya masih ada sampah yang belum terkelola. Epiphana menilai pengelolaan sampah masih bergantung kepada pribadi masing-masing masyarakat.
Kontribusi warga dalam hal pengelolaan sampah sangat dibutuhkan. Mengingat, jumlah sampah di Kabupaten Sleman sejak 2018-2020 naik sebanyak 60 ton per hari tiap tahunnya.
"Maka kami berupaya untuk mendorong setiap orang mengelola sampah. Dalam Undang-undang, juga sudah ada kewajiban tiap orang untuk mengelola sampahnya sendiri," tambahnya.
Saat ini, terlebih mengetahui adanya rencana penutupan kembali TPST Piyungan, pihaknya terus mengedukasi dan mendorong masyarakat di Kabupaten Sleman menerapkan 3R (reduce, reuse, recycle).
Baca Juga: Tak Ada Dendam, Dejan Antonic Doakan PSS Sleman Lolos dari Degradasi
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Tiga Hari TPST Piyungan Ditutup, Sampah di TPS Jogja Nyaris Tutupi Jalan
-
Kata Warga Sekitar Soal Penutupan TPST Piyungan: Enggak Ada Kemajuan
-
Terdampak Penutupan Sementara TPST Piyungan, Sunarto Kesulitan Cari Plastik Bekas
-
TPST Piyungan Ditutup 3 Hari, Administrator Ungkap Seharusnya Butuh Waktu Seminggu
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?