Proses Pembayaran Ganti Untung Terus Berlangsung
Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Basuki Purwadi mengatakan, proses pembayaran ganti untung bagi pemilik lahan terdampak tol masih berlangsung.
"Jadi artinya, angka [progres pembebasan lahan] 92 persen atau hampir 93 persen itu terus bergerak tidak berhenti. Berikutnya, sisanya [yang belum dibebaskan] itu adalah tanah yang biasanya karakternya khusus," sebutnya.
Basuki menjelaskan, tanah berkarakter khusus misalnya tanah kas desa. Proses pembebasan tanah kas desa diakuinya membutuhkan proses yang membutuhkan waktu.
"Karena harus dicarikan tanah penggantinya. Berbeda kalau tanah itu milik warga, kita lengkapi dokumennya dan seluruh persyaratannya, langsung bisa dibayarkan," tuturnya.
Proyek Akan Serap Tenaga Kerja Lokal
Sebelumnya, Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji yang hadir dalam kegiatan itu, menyampaikan pidato Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Aji menuturkan, Pemda DIY mendukung penuh proyek jalan tol Jogja-Bawen yang merupakan prioritas pembangunan nasional.
"Kami mohon masyarakat DIY untuk selalu mendukung pembangunan jalan tol, karena yang penting adalah antara pemerintah dan rakyat bisa saling bekerja sama dan saling mendukung demi kesuksesan pembangunan," pintanya.
Baca Juga: Masih Ada Tanah Kas Desa, PPK Tol Jogja-Bawen Target Selesaikan Pembebasan Lahan Juli 2022
Namun, eks Kepala Disdikpora DIY ini juga menuturkan, besar harapan pembangunan jalan tol melibatkan tenaga-tenaga produktif wilayah DIY maupun Jawa Tengah, sebagai wujud pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan nasional.
Dirut PT Jasa Marga Jogja-Bawen Oemi Vierta Moerdika menyatakan, pihaknya akan berupaya melibatkan tenaga kerja lokal semaksimal mungkin. Termasuk juga permintaan kerja magang dan penelitian dari universitas yang cukup banyak.
"Nanti akan kami akomodasi, tapi mungkin akan kami sesuaikan jadwalnya mengingat ini masih masa pandemi," tandasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan