SuaraJogja.id - Petugas gabungan melakukan razia di dalam Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) atau Lapas Perempuan Kelas 2 Yogyakarta, Kamis (31/3/2022) malam. Sejumlah benda terlarang ditemukan oleh petugas gabungan dalam razia di Lapas yang berada di Kota Wonosari ini.
Sebelum melakukan razia, semua penghuni blok baik maksimum ataupun minimum security diminta berkumpul di aula kecil di masing-masing block. Hanya tinggal perwakilan ruangan yang tinggal di dalam untuk menyaksikan proses penggeledahan.
Salah satunya yang tinggal di ruangan adalah Siskaeee, perempuan 23 tahun yang terjerat undang-undang ITE dan Pornografi. Ia dititipkan di Lapas Perempuan karena masih menjalani persidangan.
Saat menyaksikan razia tersebut, Siskaeee tampak dengan cermat menunggui petugas yang melakukan penggeledahan di ruangannya tinggal. Berbalut seragam lapas warna merah, tampak leher Siskaeee ditempeli koyo. Sesekali Siskaeee tersenyum dan tertawa kecil dengan temannya sesama warga binaan.
Kepala LPP Kelas 2 Yogyakarta Ade Agustina menuturkan, sudah 14 hari Siskaeee berada dì LPP Kelas 2 Yogyakarta. Dia dititipkan oleh Polda DIY selama menjalani sidang. Sidang sendiri dilakukan secara daring dengan Pengadilan Negeri Wates.
"Dia sudah selesai menjalani karantina," ujar Ade, Kamis.
Menurut Ade, Siskaeee kini sudah banyak berubah dibanding ketika kali pertama masuk ke lapas, kusut dan cenderung diam. Saat ini Siskaeee sudah bisa tersenyum dan bercanda dengan teman-temannya.
Ade menambahkan, Siskaeee memang tipikal orang yang pendiam. Namun ketika diajak ngobrol, Siskaeee cukup nyaman. Siskaeee kini lebih terbuka dan mau berinteraksi dengan warga binaan yang lain.
"Dia berada di blok medium security. Isinya 65 orang termasuk dirinya. Di sana ada berapa kamar dengan kapasitas berbeda satu sama lain," terangnya.
Baca Juga: Sidang Kedua Siskaeee Agenda Pemeriksaan Saksi, Ada Delapan Orang yang Dihadirkan
Di dalam Lapas, Siskaeee kini lebih rajin beribadah. Siskaeee ternyata cukup fasih membaca Al-Qur'an. Wanita yang tinggal Yogyakarta ini kini rajin membaca Al-Qur'an. Ia juga mengaku kepada Ade sudah bertobat dan tidak ingin mengulangi perbuatannya.
Saat ini pihaknya melakukan pendampingan kepada Siskaeee. Pendampingan religis terus mereka lakukan bersamaan dengan pendampingan psikis. Pendampingan ini untuk mengembalikan kesehatan mental, terutama nanti setelah menerima vonis.
"Dia dipantau ketat oleh pengawas pengadilan. Kami selalu berkoordinasi dengan mereka," terangnya.
Razia sendiri dimulai pukul 20.00 WIB dan baru selesai pukul 20.45 WIB. Semua barang mulai dari kasur, bantal hingga tempat sampah mereka periksa. Dalam razia ini tim Gabungan menemukan berbagai barang membahayakan.
Operasi gabungan ini dilakukan dalam rangka deteksi dini menghadapi bulan Ramadhan. Pihaknya ingin menciptakan kondusivitas di dalam lapas perempuan ini selama bulan Ramadhan nanti. Untuk kegiatan Ramadhan, pihaknya memang akan mengonsentrasikannya di masjid dalam lapas.
"Karena petugas Lapas berkurang pada malam hari, maka harus ada jaminan keamanan di dalam lapas. Terlebih nanti tidak semua warga binaan yang turut mengikuti rangkaian kegiatan Ramadhan," ujar dia.
Berita Terkait
-
Sidang Kedua Siskaeee Agenda Pemeriksaan Saksi, Ada Delapan Orang yang Dihadirkan
-
4 Artis Onlyfans yang Ditangkap Kepolisian karena Kasus Pornografi, dari Siskaeee hingga Ayu Dewati Alias Dea
-
5 Artis Pernah Ditangkap karena Kasus Pornografi, Dea OnlyFans Baru Aja Viral!
-
Sesama Pawang Ngaku Kalah dari Pawang Hujan Mandalika, Satpam Bandara YIA Saksi Sidang Siskaeee
-
Jaksa Siapkan 10 Saksi Sidang Siskaeee, dari Satpam Bandara YIA hingga Teman Pembuat Video
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor