SuaraJogja.id - Ditutupnya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul berimbas juga ke Kota Jogja. Penutupan yang dilakukan sejak Jumat (1/4/2022) ini sedikitnya menimbun lebih kurang seribu ton sampah di Kota Pelajar.
"Ya kalau dihitung di setiap Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang ada di Jogja kira-kira sampai 1.000 ton," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto dihubungi wartawan, Senin (4/4/2022).
Pada Senin pagi, TPST Piyungan sudah kembali dibuka. Sejumlah truk dari berbagai TPS di jogja juga mulai mengirimkan ke Piyungan.
"Saat ini sudah dibuka lagi. Jadi petugas yang biasa kita terjunkan mengangkut sampah sudah kembali mengambil sampah," kata Sugeng
Ia tak menampik bahwa penutupan itu harus menghentikan aktivitas petugas pengangkut sampah yang ada di setiap rumah warga, sehingga warga harus menyimpan terlebih dulu sampah miliknya.
Ia mengatakan meski menjadi dilema ketika TPST Piyungan ditutup, beberapa solusi sudah diberikan DLH ke masyarakat. Mulai dari pengaktifan bank sampah dan teknik biopori sampah.
"Sejauh ini kami berupaya mencari terobosan untuk persoalan sampah yang ada di Kota Jogja. Membuat biopori di rumah masing-masing bisa dilakukan. Artinya ada upaya pengurangan atau pengelolaan sampah sebelum dibuang ke TPS terdekat," kata dia.
Meski belum mau menjelaskan detail dari hasil solusi yang diberikan itu, Sugeng berharap masyarakat bisa peduli dengan lingkungan sekitarnya.
"Ya harapannya kita melakukan hal-hal kecil agar produksi sampah terutama di level rumah tangga ini bisa ditekan. Maka dari itu kesadaran pengelolaan sampah ini harus baik di masyarakat," katanya.
Baca Juga: Ada Perbaikan Aspal, Ruas Jalan Flyover Janti Ditutup Sementara Mulai Malam Ini
Berita Terkait
-
Ada Perbaikan Aspal, Ruas Jalan Flyover Janti Ditutup Sementara Mulai Malam Ini
-
Buntut Tutup Tiga Hari, Pemda DIY Tutup Zona TPST Piyungan
-
Tak Ingin Bergantung dengan TPST Piyungan, Pemkab Sleman Siapkan Tiga Tempat Alternatif Pembuangan Sampah
-
Tiga Hari TPST Piyungan Ditutup, Sampah di TPS Jogja Nyaris Tutupi Jalan
-
5 Cara Sederhana Mengelola Sampah, Salah Satunya Pilah Sampah Organik dan Anorganik
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen