SuaraJogja.id - Diduga mengejek Ade Armando, dalam artikel ini dimuat profil dosen UGM Karna Wijaya. Rektor UGM Panut Mulyono pun mengingatkan semua dosen UGM terkait etika unggahan di media sosial. Sementara itu, Kemenag Yogyakarta urung menggelar vaksin meningitis ke calon jemaah haji.
Di sisi lain, pimpinan Alibaba Jia Yangqiang memberi penjelasan setelah dituding melarikan diri saat China dilanda Covid-19. Di samping itu, viral tingkah kocak bocah SD bangun tidur siang siap berangkat sekolah di jam ngabuburit. Berikut SuaraJogja.id mengulas lima berita paling banyak dibaca pada Minggu (17/4/2022) kemarin:
1. Profil Karna Wijaya, Dosen UGM yang Viral Diduga Ejek Ade Armando di Media Sosial
Nama Karna Wijaya mendadak menjadi sorotan publik usai banyak media memberitakan terkait seorang dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) berinisial KW yang diduga membagikan unggahan di akun Facebook-nya yang mana mengamini pemukulan terhadap Ade Armando saat unjuk rasa mahasiswa pada 11 April 2022 lalu.
Diduga sebagai seseorang berinisial KW yang menjadi sorotan publik akibat unggahannya tentang mengamini pemukulan terhadap Ade Armando, siapa sebenarnya Karna Wijaya itu?
2. Viral Dosen Diduga Unggah Ujaran Kebencian ke Ade Armando, Rektor UGM: Sebagai Pendidik Seharusnya Jadi Panutan
Seorang pria pemilik akun facebook yang diduga merupakan dosen di Universitas Gadjah Mada (UGM) berinisial KW tengah menjadi sorotan publik. Hal itu terkait dengan sejumlah unggahan di media sosial Facebook berisi ujaran kebencian terhadap Ade Armando.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Panut Mulyono memastikan kampus akan segera memproses orang yang bersangkutan sesuai dengan aturan kode etik yang berlaku.
3. Dituding Melarikan Diri Saat China Tengah Dilanda Pandemi Covid-19 Parah, Ini Penjelasan Pimpinan Alibaba Jia Yangqing
Salah seorang pimpinan raksasa e-dagang China Alibaba Group Jia Yangqing memberikan klarifikasi atas tuduhan melarikan diri ke luar negeri saat negaranya sedang parah-parahnya dilanda wabah COVID-19 varian Omicron.
Dia mengaku tidak mengundurkan diri dari perusahaan yang didirikan oleh Jack Ma itu karena perjalanannya dari Shanghai ke Amerika Serikat untuk menemui dokter, tulis Global Times, media terkemuka di China, Minggu.
4. Viral Bocah SD Siap Berangkat Sekolah di Jam Ngabuburit, Kakak Ngakak Lihat Ekspresi Bingungnya
Berita Terkait
-
Viral Dosen Diduga Unggah Ujaran Kebencian ke Ade Armando, Rektor UGM: Sebagai Pendidik Seharusnya Jadi Panutan
-
Profil Karna Wijaya, Dosen UGM yang Viral Diduga Ejek Ade Armando di Media Sosial
-
Kemenag Kota Yogyakarta Urung Gelar Vaksin Meningitis ke Jemaah yang Akan Tunaikan Ibadah Haji, Ini Alasannya
-
Dosen UGM Diduga Komentari Pemukulan Ade Armando, Pihak Kampus Tindak Lanjut
-
Dukung Kuliah Tatap Muka, KBRI Beijing Upayakan Pelajar Indonesia Bisa Masuk China Lagi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar
-
Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak
-
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia