SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Bersama tentang Gerakan Terpadu Penanggulangan Kejahatan Jalanan. Harapannya kasus kejahatan dapat ditekan setelah keluarnya SE tersebut.
Poin-poin dalam SE tersebut antara lain TNI/Polri bersama Satpol PP memantau dan patroli bersama terhadap pergerakan kumpulan massa yang masih beraktivitas hingga lewat tengah malam. Panewu dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pokdarkamtibmas melakukan patroli bersama secara berkala di wilayah masing-masing.
Lurah pun diminta agar menggerakkan kegiatan keamanan lingkungan dengan melibatkan masyarakat melalui siskamling seperti Jaga Warga, linmas di wilayah RT dan Padukuhan masing-masing.
Masyarakat dan pengusaha yang lokasinya menghadap ke jalan wajib memasang kamera pengawas atau CCTV pada sisi depan bangunannya dan lampu penerangan jalan. Dan masyarakat agar melaporkan ke aparat keamanan apabila mengetahui gejala atau kejahatan jalanan di lingkungannya melalui hotline 110.
Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo mengatakan, sekolah dapat berperan mencegah timbulnya kejahatan jalanan. Sekolah harus mampu membentuk sinergi dan kesepahaman bahwa sekolah merupakan tempat untuk mendidik anak baik akhlak maupun pendidikan kurikulum.
"Pencegahan yang harus kita lakukan, dengan memberdayakan usulan dana keistimewaan (Danais) yang bisa masuk di dalam lembaga sekolah, tidak hanya bantuan operasional sekolah (BOS) atau APBD," ujar dia, Kamis (21/4/2022).
Melalui dana tersebut, sekolah diminta mengajarkan tata nilai budaya selain tata nilai agama sebagai tambahan kegiatan pelajaran yang ada di sekolah. Termasuk di dalamnya ada tambahan-tambahan ekstrakurikuler sesuai dengan kemampuan, hobi dan kreativitas para siswa.
Peran komite sekolah harus lebih diberdayakan khususnya dalam pembinaan siswa di tengah masyarakat. Menurutnya, selama ini komite sekolah hanya fokus pada legislasi sekolah.
"Padahal dibentuknya komite sekolah itu adalah dari masyarakat yang peduli kepada bidang pendidikan, dan bisa mencarikan solusi ketika sekolah mendapat masalah," tuturnya.
Baca Juga: Driver Ojol di Jogja Alih Profesi Jadi Pengawal Pengendara, Warganet: Cabang Baru Gokawal
Selain itu, sekolah dapat melibatkan tokoh masyarakat dalam kegiatan tertentu di sekolah, termasuk dengan merekrut guru-guru dengan latar psikologi.
"Misalnya di dua atau tiga sekolah ada satu guru psikologi. Sehingga betul-betul karakteristik siswa bisa dipahami sejak dia masuk sekolah sampai lulus sekolah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Driver Ojol di Jogja Alih Profesi Jadi Pengawal Pengendara, Warganet: Cabang Baru Gokawal
-
Kejahatan Jalanan Masih Mengancam Masyarakat di Jogja, Wawali Ingatkan Hal Ini
-
7 Ciri Bahasa Tubuh, Sebagai Referensi untuk Kamu Mempercayai Seseorang
-
Ulasan Buku "Seni Memahami Wanita" Karya Claudia Sabrina
-
Tanggulangi Kejahatan Jalanan, Pemkab Bantul Keluarkan Surat Edaran Bersama
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Kantor Bank BPD DIY Wirobrajan Terbakar, Enam Motor Inventaris Ludes Dilalap Api
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Kantor Kas BPD DIY di Jogja: Ledakan Trafo Diduga Jadi Pemicu
-
Jelang Tuntutan Kasus Hibah Sleman, Pertanyaan Majelis Hakim Soroti Risiko Kriminalisasi Kebijakan
-
XL ULTRA 5G+ Raih Sertifikasi Ookla, Bukti Performa Jaringan Diakui Dunia
-
Syukuran Satu Danantara, Cermin Semangat BUMN Bergerak dalam Satu Langkah