"Maaf, proses pilrek UGM sudah selesai, sehingga isu itu tidak relevan lagi. Maaf saya tidak bisa berkomentar lagi," ujar Fahmy dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu (14/5/2022).
Mendengar lobi-lobi
Sementara itu, Guru Besar Hukum UGM yang juga sempat menjadi salah satu kandidat calon rektor UGM 2022-2027, Prof Sigit Riyanto juga mengatakan pernah mendengar lobi-lobi terkait pemilihan rektor tersebut.
"Ya saya mendengar informasi seperti itu ya, tapi tentu tidak bisa disampaikan secara gamblang. Proses lobi, negosiasi itu kan biasa sajalah. Cara untuk bernegosiasi orang itu kan bermacam-macam sesuai kepentingan dan standar etika masing-masing. Itu kan kira-kira dalam dinamika proses selalu ada hal seperti itu ya tapi saya tidak merasa gimana-gimana ya masih biasa," kata Sigit dihubungi sebelum rapat pleno senat akademik untuk Seleksi Calon Rektor UGM di Grha Sabha Pramana beberapa hari lalu.
Menurut Sigit, masing-masing pihak punya cara sendiri untuk berkontribusi. Entah menggunakan cara apapun itu, baik lobi-lobi ataupun memilih dengan cara lain dari akademisi.
Dengan tentu, menjunjung tinggi standar etik, menjunjung kepantasan dalam satu proses pemilihan, serta menghormati kesetaraan. Selain itu perlu juga menghargai kapasitas kolega dari antarsesama intelektual.
"Ya menurut saya seperti itu," ucapnya.
Sigit sendiri menyatakan tidak pernah mendapatkan intimidasi. Ia justru mendapat berbagai apresiasi dan dukungan dari para kolega serta seniornya. Tidak hanya dari fakultasnya saja tetapi juga dari fakultas lain.
"itu sih yang saya terima. Saya tidak merasa punya beban, karena komunikasi dari temen-temen yang saya terima selalu positif," ujarnya.
Baca Juga: Makin Mengerucut, Ini Tiga Nama Calon Rektor UGM
Ditambahkan Sigit, ia sendiri tidak mau terlibat dengan lobi-lobi dalam ajang pemilihan rektor ini. Walaupun memang Sigit tidak menampik informasi itu banyak berseliweran.
"Saya tidak melibatkan diri dan tidak mau ke ranah itu (lobi-lobi) karena saya tidak dalam posisi untuk berupaya melakukan hal-hal itu (lobby dari orang lain) dalam mencapai suatu tujuan tapi iya itu memang banyak berseliweran," tandasnya.
Sigit sendiri sebelumnya masuk ke dalam enam bakal calon rektor UGM periode 2022-2027 itu. Selain dirinya ada nama-nama lain di antaranya adalah Ali Agus (Fakultas Peternakan), Bambang Agus Kironoto (Fakultas Teknik), Deendarlianto (Fakultas Teknik), Ova Emilia (Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat) serta Teguh Budipitojo (Fakultas Kedokteran Hewan).
Dari enam nama bakal calon tersebut saat ini sudah mengerucut menjadi tiga calon rektor terpilih melalui Rapat Pleno Senat Akademik untuk Seleksi Calon Rektor UGM, yang diselenggarakan di Grha Sabha Pramana, Kamis (12/5/2022) kemarin. Tiga nama calon rektor tersebut adalah yakni Bambang Agus Kironoto, Deendarlianto dan Ova Emilia.
UGM Membantah
Ditemui terpisah, Wakil Rektor UGM Bidang Kerja Sama dan Alumni, Paripurna Sugarda menegaskan tidak ada tekanan dalam bentuk apapun kepada pihak mana pun dalam pemilihan rektor kali ini. Ia membantah isu-isu yang berseliweran tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Minta Ruang Aspirasi Diperbesar, Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Warnai Seleksi Calon Rektor UGM
-
Calon Rektor Mengerucut Jadi 3 Kandidat, Panut Mulyono Ingatkan Penggantinya Jangan Tarik UGM untuk Kepentingan Politik
-
Begini Tanggapan Rektor UGM Panut Mulyono Pada Tiga Calon Penggantinya
-
Makin Mengerucut, Ini Tiga Nama Calon Rektor UGM
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi
-
Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan
-
Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan