SuaraJogja.id - Libur panjang pada pekan ini dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke objek wisata. Salah satu di Kabupaten Bantul yang memiliki objek wisata unggulan seperti Pantai Parangtritis.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan, data kunjungan pada akhir pekan 13-15 Mei ada 45.036 wisatawan dengan pendapatan Rp438.077.000. Ini karena bertepatan dengan Hari Raya Waisak.
"Karena tanggal merah yang Hari Raya Waisak maka jumlah wisatawannya banyak," katanya, Senin (16/5/2022).
Jumlah itu tidak bisa dibandingkan dengan kunjungan pekan lalu. Sebab, pekan lalu dalam suasana lebaran sehingga kunjungan wisatawan melebihi target.
Berdasarkan data Dispar Bantul, pada akhir tanggal 6-8 Mei 2022 tercatat ada 101.487 wisatawan. Dari angka tersebut, perbedaan jumlah kunjungan tentunya dua kali lipat lebih dibanding akhir pekan ini.
"Tentunya tidak bisa dibandingkan karena minggu kemarin kan libur lebaran dan pastinya wisatawannya sangat banyak," terang dia.
Sementara total kunjungan wisatawan pada 9-15 Mei total ada 76.002 wisatawan dengan pendapatan Rp739.451.500. Pendapatan ini, menurutnya, menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mana pada tahun ini targetnya untuk sektor pariwisata sebesar Rp32 miliar.
"Target PAD pariwisata tahun ini sebesar Rp32 miliar. Sampai pertengahan Mei ini sudah terealisasi sekitar Rp10 miliar lebih," paparnya.
Baca Juga: Puncak Kunjungan Wisatawan di Candi Borobudur Saat Lebaran Capai 31.089 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik