SuaraJogja.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, meski Presiden RI Joko Widodo telah mengumumkan adanya pelonggaran pemakaian masker.
"Kami tetap menyarankan masyarakat tetap memakai masker, karena tidak selalu ada di ruangan terbuka. Tetap membawa masker, bisa dipakai di ruang terbuka atau ruang tertutup," kata Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo Fajar Gegana seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/5/2022).
Ia mengatakan di ruang terbuka yang mungkin berkerumun juga diharapkan memakai masker karena pada kenyataannya kasus terkonfirmasi COVID-19 masih ada, sehingga harus dijaga semua supaya pandemi COVID-19 benar-benar berakhir.
"Sedikit demi sedikit, protokol kesehatan kami longgarkan. Nanti menuju endemi kami bebaskan semua. Tapi saat ini, kita harus tetap waspada dan menaati protokol kesehatan," katanya.
Fajar mengakui capaian vaksinasi penguat atau dosis ketiga belum maksimal. Nanti kalau capaiannya sudah mencapai 90 persen ke atas, semua akan dibuka kegiatan.
"Nanti ketua satuan tugas COVID-19 bukan lagi saya, semoga lebih baik dari pada saya," katanya.
Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan hari ini ada tambahan satu terkonfirmasi COVID-19. Kemudian, posisi keterisian bangsal isolasi COVID-19 sebesar 2,27 persen atau tiga tempat tidur terisi dari 132 yang disediakan.
"Kemudian, keterisian bangsal COVID-19, non-COVID-19 dan suspek sebanyak 8,33 persen atau 11 tempat tidur terisi dari total 132 tempat tidur yang disediakan," katanya.
Baca Juga: Virolog Unsoed Sebut Keputusan Pelonggaran Penggunaan Masker Secara Terbatas Sudah Tepat
Berita Terkait
-
Temuan Kasus PMK, Distanpangan Kulon Progo Minta Masyarakat Tidak Panik
-
Dilaporkan Ada Gejala, Distanpangan Kulon Progo Kirim 7 Sampel Domba Suspek PMK ke BBVet
-
Antisipasi Wabah PMK Meluas, Distanpangan Kulon Progo Siapkan 13 Posko Pencegahan
-
Waspada Potensi Hujan Lebat di Sleman dan Kulon Progo, Gelombang Tinggi di Pantai Selatan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit