SuaraJogja.id - Setelah filmnya, Tchaikovsky's Wife, perdana diputar secara global di Festival Film Cannes, Rabu (18/5/2022), sutradara Rusia, Kirill Serebrennikov, menegaskan bahwa dirinya menentang perang di Ukraina.
"Katakan tidak untuk perang," katanya dalam bahasa Rusia saat dia menerima tepuk tangan meriah untuk drama abad ke-19, satu-satunya film dari sutradara Rusia, dikutip dari Reuters, Kamis.
Penyelenggara festival melarang delegasi resmi Rusia di acara tersebut dan mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk bicara di pembukaan festival secara langsung dari Kyiv. Dia mendorong industri film agar tidak hanya diam mengenai konflik tersebut.
Salah satu dari 21 film yang bersaing memperebutkan Palme d'Or, film Serebrennikov mengisahkan pernikahan destruktif komposer Rusia Piotr Tchaikovsky dengan seorang perempuan muda.
Film ini menelusuri transformasi Antonina, yang diperankan oleh Alena Mikhailova, dari calon yang saleh dan gigih menjadi pasangan yang ditolak dalam pernikahan bernasib buruk.
Tchaikovsky, yang lebih suka ditemani oleh laki-laki, digambarkan sebagai jenius karismatik dan bermasalah, menghadapi istri mudanya dan keputusan untuk menikahinya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Pidato di Festival Film Cannes 2022, Presiden Ukraina Sebut Harus Ada Charlie Chaplin Baru
-
Pakai Simbol "Z" Saat Podium Medali, Pesenam Rusia Dilarang Tampil Selama Satu Tahun
-
Pidato Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Awali Festival Film Cannes: Kami Butuh Charlie Chaplin Baru
-
Bikin Pangling, Deepika Padukone Gunakan Busana Khas India di Festival Film Cannes 2022
-
Letakkan Senjata, Lebih dari 250 Tentara Ukraina Menyerah ke Rusia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha