SuaraJogja.id - Sebuah panel disiplin senam, Rabu (18/5/2022), mengungkapkan, seorang pesenam Rusia yang mengenakan simbol yang berkaitan dengan invasi negaranya di Ukraina saat podium medali dilarang tampil selama satu tahun.
Singlet Ivan Kuliak memiliki huruf 'Z' yang terlihat jelas saat atlet ini berdiri di sebelah atlet Ukraina Kovtun Illia, yang peraih medali emas Piala Dunia senam di Doha pada Maret.
Simbol 'Z' dipatrikan kepada tank dan kendaraan militer Rusia lainnya di Ukraina dan kemudian menjadi perlambang dukungan untuk invasi Rusia itu.
Komisi disiplin Gymnastics Ethics Foundation (GEF) menyimpulkan Kuliak melanggar aturan Federasi Senam Internasional (FIG) yang menjadi badan pengelola senam dunia.
"Tuan Kuliak tidak dibolehkan berpartisipasi dalam semua acara kompetisi yang dikenai sanksi FIG atau kompetisi yang diselenggarakan oleh anggota federasi anggota FIG selama satu tahun sejak tanggal keputusan ini dibuat," kata GEF.
Kuliak juga harus mengembalikan medali perunggu dan hadiah uang sebesar 500 franc Swiss. Dia memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding atas sanksi ini.
Sudah diputuskan bahwa semua pesenam Rusia dan Belarus dilarang tampil dalam kompetisi-kompetisi senam.
"Jika langkah perlindungan yang melarang atlet Rusia berkompetisi masih berlaku pada 17 Mei 2023, maka larangan itu akan berlanjut dan berakhir enam bulan setelah langkah itu dicabut," kata GEF. [ANTARA]
Baca Juga: Letakkan Senjata, Lebih dari 250 Tentara Ukraina Menyerah ke Rusia
Berita Terkait
-
Letakkan Senjata, Lebih dari 250 Tentara Ukraina Menyerah ke Rusia
-
Tangani Invasi Rusia di Ukraina, Jepang Sepakat Perkuat Kerja Sama dengan Uni Eropa
-
Sumber Daya Terbatas, Jepang Sulit untuk Ikut Hentikan Impor Minyak Rusia
-
Bertahan di Mariupol, Tentara Ukraina Tak Gubris Ultimatum Rusia
-
Dukung Rusia, Ribuan Warga Serbia Angkat Foto Putin Protes ke Pemerintah
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan
-
Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar