SuaraJogja.id - Ova Emilia menjadi rektor UGM terpilih periode 2022-2027. Hal itu diketahui seusai pemilihan rektor baru yang digelar di Balai Senat UGM pada Jumat (20/5/2022) siang.
Dekan Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK) itu mengaku tidak pernah membayangkan dapat menjadi rektor terpilih UGM.
"Enggak sih, saya enggak pernah kebayang. Saya cuma dosen biasa," kata Ova ditemui awak media di Balai Senat UGM, Jumat (20/5/2022).
Diketahui Ova sudah menjabat sebagai Dekan FKKMK UGM sejak tahun 2016 lalu. Wanita kelahiran Yogyakarta, 19 Februari 1964 silam itu telah menamatkan pendidikan sarjana di UGM pada tahun 1987.
Setelah itu Ova melanjutkan studi S2 di University of Dundee, Skotlandia, pada tahun 1990. Pada medio 1996-2000, ia menjalani pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di UGM.
Kemudian melanjutkan S3 Clinical Teaching di University of New South Wales Wales dan pendidikan dokter subspesialis di UGM pada tahun 2009.
Prestasi Ova tidak berhenti di situ. Selain sudah menjabat sebagai Dekan FKKMK selama dua periode, dia juga merupakan Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia sejak tahun 2018.
Beberapa penghargaan juga pernah diterimanya. Di antaranya First prize for young gynecologist award tahun 1998 dan SIDA Award tahun 2006.
Ova pun sudah memiliki sederet pengalaman dalam bidang pendidikan. Termasuk ia banyak menulis buku dan jurnal internasional.
Baca Juga: Lobi-lobi Mencari Rektor UGM yang Baru
Selain itu ia juga berpengalaman membangun inovasi, advokasi, dan kebijakan. Pada tahun 2012 – 2020, misalnya, Ova membentuk kurikulum bagi dokter untuk pelayanan KB yang menjadi model pelatihan hingga kemudian diangkat secara nasional dan diterapkan di Fakultas Kedokteran di Indonesia.
Dalam paparan strategi dan program kerja, Ova menguraikan sejumlah strategi dalam kepemimpinannya lima tahun mendatang. Di antaranya memperkuat pendidikan transdisiplin yang mendorong kewirausahaan sosial, kemandirian dan keberagaman.
Selain itu juga memperkuat pengabdian yang komprehensif dan berkesinambungan untuk penyelesaian permasalahan wilayah dengan melibatkan sivitas akademika dan alumni. Serta memperkuat atmosfer kampus yang sehat, ramah lingkungan, berbudaya dan bertanggung jawab secara sosial.
Diketahui bahwa Ova Emilia unggul telak dalam pemilihan rektor baru yang digelar di Balai Senat UGM pada Jumat (20/5/2022).
Hasil itu membuat Dekan dari Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK) itu secara otomatis menempatkan Ova sebagai rektor terpilih UGM periode 2022-2027.
Ova mengungguli dua calon rektor lainnya yakni Bambang Agus Kironoto dan Deendarlianto dari Fakultas Teknik. Dalam pemilihan ini Ova mendapat sebanyak 21 suara. Disusul oleh Deendarlianto dengan 3 suara dan Bambang Agus Kironoto hanya 1 suara.
Berita Terkait
-
Guru Besar FKKMK Jadi Rektor Terpilih UGM, Bakal Fokus Upayakan Pemerataan Distribusi Dokter
-
Ova Emilia Jadi Rektor UGM Terpilih 2022-2027, Nadiem Makarim: Bangga Punya Rektor Perempuan
-
Jadi Rektor Perempuan Kedua di UGM, Ova Emilia Bakal Resmi Dilantik Pekan Depan
-
Unggul Telak, Ova Emilia Jadi Rektor UGM Terpilih Periode 2022-2027
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan