SuaraJogja.id - Bryan Yoga Kusuma yang menjadi korban dugaan penganiayaan dan pengeryokan oleh sejumlah orang termasuk oknum polisi di Holywings Jogja, Kabupaten Sleman, Sabtu (6/6/2022) dikabarkan sempat kabur saat berada di Polres Sleman.
Bryan sengaja melarikan diri karena mendapat penganiayaan serupa oleh oknum polisi.
"Intinya dia berusaha menyelamatkan diri dari penganiayaan di kantor Polres Sleman. Karena di Holywings sudah dianiya, di kantor Polres Sleman juga dianiaya. Jadi bukan kabur karena mau menghindari masalah," ungkap kuasa hukum Bryan, Duke Arie Widagdo dalam konferensi pers secara daring, Senin (6/6/2022).
Duke menyayangkan pihak aparat yang tidak memediasai kasus pengeroyokan kliennya setelah babak belur di Holywings Jogja. Bahkan satu oknum polisi yang diketahui berinisial LV ikut menyita handphone korban.
"Kami kecewa dengan tindakan itu, bahkan dari keterangan saksi kami, oknum LV ini meminta ganti rugi terhadap mobil yang rusak di parkiran Holywings Jogja jika memang ada kerusakan," terang dia.
Penganiayaan itu terhenti ketika Bryan tertabrak mobil yang lalu lalang di depan Polres Sleman setelah berusaha kabur.
"Karena merasa terpojok, Bryan kabur lalu lompat pagar kantor Polres Sleman dan tertabrak mobil. Setelah itu dari keterangan rekan Bryan yaitu Albert mengatakan Bryan langsung dilarikan ke rumah sakit," kata dia.
Duke menjelaskan, saat ini kondisi Bryan Yoga Kusuma sudah siuman. Namun bagian kepala dan wajah, badan dan kaki mengalami luka akibat pengeroyokan itu.
"Tapi kalau kondisi di dalam tubuh katanya bagian kepala itu masih terasa sakit. Karena saat di Polres itu dia dipiting dan dipukuli," katanya.
Dalam konferensi pers itu juga, Bryan menyempatkan berbicara dan meminta kasus ini diusut secara tuntas. Walau melibatkan aparat polisi di wilayah hukum Polres Sleman, kasus harus berjalan secara adil.
"Saya dikeroyok 20 orang yang diantaranya adalah polisi. Saya dibanting ke aspal hingga dianiaya di Polres Sleman. Dengan kondisi setengah sadar saya erusaha kabur dan keluar dari Polres Sleman. Saya meminta petinggi polri dan presiden bertindak tegas mengusut kasus ini. Saya meyakini masih banyak aparat yang benar dalam mengusut kasus secara adil," katanya dalam rekaman video.
Sebelumnya, laki-laki bernama Bryan Yoga Kusuma menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di Holywings Jogja, Kabupaten Sleman, Sabtu (4/6/2022) dini hari. Kasus itu sempat dilerai oleh pihak keamanan dan berlanjut di Polres Sleman.
Saat pemeriksaan di Polres Sleman, Bryan yang diketahui anak dari Komisaris Utama Bank Jatim, Suprajarto itu melarikan diri. Hingga akhirnya tertabrak mobil dan dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat.
Berita Terkait
-
Bryan Yoga Kusuma Dikeroyok hingga Babak Belur di Holywings Jogja, Hal Ini yang Menyulut Cekcok hingga Penganiayaan
-
Bryan Yoga Kusuma Dikeroyok di Holywings Jogja, Polda DIY Sebut Dua Anggotanya Lakukan Pelanggaran
-
Jadi Korban Pengeroyokan di Holywings Jogja, Sosok Bryan Yoga Kusuma Punya Start Up hingga Sempat Maju di Pileg 2019
-
Bryan Yoga Kusuma Jadi Korban Pemukulan di HolyWings Sleman, Polres Dalami Dugaan Keterlibatan Anggotanya
-
Diduga Lakukan Penganiayaan Petugas Pakrir JCM, Seorang Pengemudi Dilaporkan ke Polres Sleman
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku