SuaraJogja.id - Walaupun sudah ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, dengan tingkat kunjungan wisatawan 100 persen, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul tetap menerapkan protokol kesehatan di objek wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Muhamad Arif Aldian di Gunungkidul, Senin, mengatakan potensi penularan COVID-19, termasuk dari varian baru, tetap ada.
Itu sebabnya wisatawan yang datang ke Gunungkidul tetap diminta menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Kami koordinasi dengan asosiasi wisata, kelompok sadar wisata, hingga SAR juga dilakukan, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan," katanya.
Arif juga mengatakan fasilitas pendukung protokol kesehatan di setiap objek wisata tetap layak berfungsi. Seperti tempat untuk cuci tangan.
"Fasilitas penerapan protokol kesehatan masih ada dan berfungsi," katanya.
Lebih lanjut, Arif berharap libur sekolah ini mampu mendorong kunjungan wisatawan ke Gunungkidul, meski tidak sebanyak saat libur hari raya keagamaan.
"Kami berharap kunjungan wisatawan saat libur sekolah ini mampu meningkatkan pendapatan pelaku wisata dan masyarakat," harapnya.
Terkait penyelenggaraan event di objek wisata, ia mengatakan saat ini memang sudah diperkenankan digelar. Namun tetap harus melalui prosedur perizinan dari aparat hingga memiliki rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19.
Baca Juga: 500 Dosis Vaksin PMK Dialokasikan untuk Gunungkidul, Vaksinasi Digelar Minggu
"Kami sedang menyusun agenda di objek-objek wisata untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Gunungkidul," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty mengingatkan masyarakat yang beraktivitas dengan protokol kesehatan penuh. Khususnya dalam hal penggunaan masker dan menjaga jarak di tengah keramaian tingkat tinggi.
Dewi mengatakan vaksinasi juga jadi bagian vital untuk pencegahan. Ia mendorong masyarakat yang belum divaksin lengkap segera mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) untuk menerima suntikan.
"Tinggal datang dan menunjukkan kartu identitas," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
500 Dosis Vaksin PMK Dialokasikan untuk Gunungkidul, Vaksinasi Digelar Minggu
-
Gunungkidul Belum Dapat Sosialisasi, Syarat NIK Baru Diberlakukan di Distributor Minyak Goreng Curah
-
Melaju dengan Kecepatan TInggi di Jalur Sambipitu - Nglipar, Pemuda Ini Tewas Usai Gagal Kendalikan Motornya
-
Bocah di Gunungkidul Kirim WA ke Ibunya yang Sudah Meninggal, Warganet Nyesek
-
Tuntut Kejelasan Soal Bocah Jadi Korban Penculikan dan Penganiayaan, Warga Karangmojo Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur