"Mereka yang ada di sini kan rerata usaha, kalau ada kejadian seperti itu usahanya mandek, tidak punya penghasilan. Kalau berkepanjangan kasihan juga, mereka kan ngontrak di sini, mereka bayar juga," lanjut Supri, yang sudah 12 tahun menjadi dukuh Kledokan itu.
Sementara itu, Dukuh Seturan Mada Ferian menyebut, wilayah padukuhan Seturan dari sisi selatan dimulai dari Jln Perumnas timur jalan dan utara Selokan Mataram. Termasuk pula Jln Seturan Raya sampai UPN Veteran Jogja.
Perbatasan Seturan ada di area jalan kecil menuju ke timur, tepat sebelah timur UPN sebelum simpang empat APILL Jln Ringroad Utara. Jalan kecil ini merupakan area perbatasan antara kampung Puluhdadi (satu kampung dengan Seturan) dengan Mancasan Kidul (Condongcatur).
"Perbatasan Seturan dengan Kledokan ditandai dengan aliran Selokan Mataram. Sebelah selatan masuk Kledokan," kata dia.
Jejak Seturan Sebagai Area Hiburan Malam Caturtunggal
Dukuh Kledokan Supriyono mengungkap, kawasan Kledokan, Seturan, Tambakbayan dulu wilayah perkebunan tebu dan tegalan, baru kemudian pada sekitar tahun 2000 area itu menjadi tumbuh sebagai kawasan bisnis.
Perkembangan pesat terjadi sekitar 2017. Bukan hanya banyak usaha masyarakat baik orang dalam maupun luar Kabupaten Sleman, berjamur pula kos-kosan, asrama mahasiswa dan fasilitas lain pendukung aktivitas masyarakat yang tinggal di area sekitar.
Dukuh Seturan Mada Ferian punya keterangan sama soal Seturan yang di masa dahulu merupakan hamparan tegalan dan lahan tebu. Wajah Seturan berubah menjadi kawasan bisnis saat berdiri kampus UPN Veteran Jogja sebagai perintisnya. Diikuti STIE YKPN yang di seberangnya adalah lapangan tembak TNI.
"Pesatnya di 2000 ke atas. Sekarang jadi metropolitan ya, semua ada di sini, dampaknya juga ada di sini, ada min plusnya," kata dia.
Baca Juga: Soroti Bentrok di Babarsari, DPRD DIY Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
Seturan kekinian menjadi tempat kumpul-kumpul orang dari berbagai latar belakang dan daerah, lanjutnya. Bercengkerama dan saling berdiskusi hingga kongkow di tempat-tempat hiburan. Namun perseteruan antar kelompok kerap terjadi karena interaksi yang terjadi di kawasan itu diwarnai dengan konsumsi minuman keras.
"Semua berasal dari situ [pengaruh miras], dari kejadian kemarin-kemarin juga kita sama-sama tahu, kalau enggak dari situ kecil kemungkinan. Kalau sudah minum aroma yang begituan, tensinya tinggi semua," ucapnya.
Tingkat konflik antarkelompok berkepentingan di kawasan Seturan tak bisa dibilang berkurang ketimbang tahun-tahun yang sebelumnya. Dikatakan meningkat juga tidak bisa sepenuhnya benar. Namun yang berbeda adalah tingkat fatalitas sebagai akhir peristiwa yang pecah.
Mada memandang, selain dua orang meninggal akibat penusukan pada Mei 2022 lalu, ricuh 2 Juli 2022 juga menambah daftar kerusuhan parah di Seturan.
"Seturan kena imbas jadi arena baku hantam mengingat kawasan itu memiliki sejumlah tempat hiburan malam," ujarnya.
Sejarah hiburan malam di Seturan dimulai dengan hadirnya Terrace di Jalan Seturan Raya, diikuti dengan yang lainnya, Happy Puppy termasuk karaoke Glow,--yang jadi lokasi pertikaian belakangan ini--, turut hadir meramaikan bisnis hiburan malam di Seturan. Bukan hanya hiburan malam, kedai-kedai kopi juga ikut ambil bagian.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan