SuaraJogja.id - Sektor pariwisata Kabupaten Bantul di tahun 2022 ini menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp32 miliar. Hingga pertengahan tahun ini besaran dari target tersebut mencapai 47 persen.
"Iya benar tahun ini kita target Rp32 miliar. Capaian sampai bulan Juni kemarin sebesar 47 persen," kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Aji, Selasa (26/7/2022).
Hingga 24 Juli 2022, Dinas Pariwisata telah mencapai separuh dari target PAD. Data hingga 24 Juli 2022 PAD Kabupaten Bantul mencapai lebih dari Rp16 miliar dengan pengunjung sebanyak 1.727.677.
"Untuk data sampai dengan tanggal 24 Juli total pengunjung retribusi 1.727.677 dan pendapatan Rp16.789.468.750," paparnya.
Dalam mencapai target tersebut, Dinas Pariwisata berupaya mengoptimalkan pelayanan dari Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu upaya ini adalah dengan melakukan pelatihan SDM untuk memunculkan kesan baik pada wisatawan.
"Salah satu caranya dengan pelatihan SDM, apabila pelaku-pelaku sektor pariwisata memberikan layanan yang baik akan muncul kesan yang baik pula dan itu menjadi strategi promosi," terangnya.
Markus menambahkan, selain memberikan pelatihan SDM, Dinas Pariwisata akan menyelenggarakan berbagai event dan festival. Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menarik minat dan perhatian wisatawan.
"Kami juga ada event untuk menarik kunjungan rencananya pada Agustus sampai September, untuk acaranya ada festival lampion, festival kuliner, Symphony Gumuk Pasir, dan keroncong pesisiran," ujarnya.
Sementara itu kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul di akhir pekan 22-24 Juli 2022 sebanyak 23.658 dengan PAD sebesar Rp 229.577.500. Angka ini menurun sebanyak 6 persen dimana pekan sebelumnya jumlah pengunjung wisatawan sebanyak 25.186 dengan PAD sebesar Rp243,7 juta.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Spesialis Laptop dan Handphone Dibekuk Polisi di Bantul
Berita Terkait
-
Jumpa Timnas Putri Indonesia U-18 di Piala AFF Wanita U-18, Media Vietnam Soroti Pemain Berdarah Jerman
-
24 UMKM dan 30 Industri Non UMKM Akan Tampil di IWTCF 2022
-
Deretan Makam Unik di Giri Sapto, Persemayaman Maestro Pendiri Sanggar Bambu hingga Ayam Saptohoedojo
-
Terima Predikat Nindya untuk KLA, Kabupaten Bantul Kejar Target Predikat Utama di Tahun 2023
-
Pelaku Pencurian Spesialis Laptop dan Handphone Dibekuk Polisi di Bantul
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?