SuaraJogja.id - Keluarga almarhum Tri Fajar Firmansyah (23) meminta pihak kepolisian mengusut tuntas peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa Tri Fajar.
Kakak Ipar Tri Fajar, Hendra Karsandi mengatakan, Tri Fajar merupakan anak bungsu di keluarga inti dan bermata pencaharian sebagai driver ojek jasa antar makanan online.
"Saat itu ia sedang menemui temannya yang sedang bertugas parkir di depan Mirota. Dia tidak tahu ada rombongan ramai-ramai. Saat ia tahu, ia sempat lari dan terjatuh lalu terbangun lagi," kata dia, di rumah duka, Rabu (3/8/2022).
Namun, selang beberapa waktu korban diketahui menyadari bahwa ia sudah berada di tengah rombongan suporter.
"Lalu ia dikeroyok," terangnya.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka parah di kepala sisi sebelah kanan, tepatnya di atas telinga.
Bagian tersebut mengalami pembengkakan dan sempat mengeluarkan cairan serta tempurung pecah. Kondisi korban selanjutnya mengalami fluktuasi. Sejak kali pertama dibawa ke RSPAU Harjolukito hingga mengembuskan napas terakhir, korban tak sadarkan diri.
Hendra menambahkan, selama ini adik iparnya itu adalah pemuda yang ceria, baik, loyal kepada seluruh anggota keluarga dan kerabat.
Mengetahui nyawa adik iparnya meregang sebagai imbas pengeroyokan, ia menyatakan keluarga ingin proses hukum bagi tersangka terus berlanjut seadil-adilnya.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Viral Bintang Real Madrid Tandatangani Bendera PSS Sleman
"Apalagi ini sudah menyangkut nyawa, sampai meninggal dunia. Sempat kritis tujuh hari," tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT 13 RW 04 Glendongan, Padukuhan Tambakbayan, Sabardi menyatakan, almarhum meninggal dunia sekitar pukul 14.30, Selasa (2/8/2022).
Lelaki 23 tahun tersebut dikenal warga sebagai pemuda baik, aktif dalam kegiatan bermasyarakat.
"Tertib dan baik. Ia juga bekerja mungkin untuk meringankan beban orang tuanya," sebut Sabardi, yang juga masih kerabat keluarga Tri Fajar Firmansyah itu.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Juru Parkir Korban Rusuh Antarsuporter Meninggal Dunia, Nama Tri Fajar Firmansyah Trending di Twitter
-
Ada Dua Kali Kerusuhan di Flyover Jombor, Polisi Lepas Gas Air Mata
-
Update Kasus Kerusuhan Berujung Perusakan di Babarsari, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
-
Pembawa Pedang saat Kerusuhan Babarsari Serahkan Diri ke Polda DIY, 1 Pelaku Masih Buron
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi