SuaraJogja.id - Keraton Yogyakarta menggelar Konser Kamardikan di Kagungan Dalem Bangsal Pancaniti, Sabtu (27/08/2022) malam. Konser yang menampilkan Yogyakarta Royal Orchestra milik Keraton secara lengkap ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77 dan dibuka untuk umum. Ratusan masyarakat dan undangan serta para pejabat pun hadir dalam konser kali ini.
Dua belas reportoar ditampilkan dalam konser kali ini. Orkestra berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti solois saxophone, vokal, dan choir pemusik yang tergabung dalam Royal Symphony.
Setelah "Indonesia Raya", pemain membuka konser dengan reportoar "Gendhing Gati Mardika" bersama para abdi dalem Wiyaga Kawedanan Kridhamardawa. Disusul lagu "Api Kemerdekaan", "Dari Sabang Sampai Merauke", "Pahlawan Merdeka", "Syukur" serta "Tekad" yang berkolaborasi dengan Vocalista Harmonic Choir dari ISI Yogyakarta.
Dua repertoar lain ditampilkan yang merupakan kolaborasi Yogyakarta Royal Orchestra dengan solois saxophone yang merupakan Abdi Dalem Musikan, MJ Praptowaditro. Mereka membawakan lagu "Tanah Airku" dan "Sepasang Mata Bola".
Lagu "Kebyar Kebyar" berlanjut yang dinyanyikan duet vokal alto Okky Kumala Sari, seorang vokalis band pop keroncong asal Yogyakarta bersama Daniel Christianto, seorang solois vokal yang telah banyak bernyanyi di konser orkestra dan opera berskala nasional maupun internasional.
Disusul lagu "Hari Merdeka" yang juga berkolaborasi dengan Vocalista Harmonic Choir. Sebagai penutup, kolaborasi antara Yogyakarta Royal Orchestra dengan abdi dalem Wiyaga kembali ditampilkan membawakan Gendhing Bubaran “Arum-Arum”.
Raja Keraton Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengungkapkan perjuangan kemerdekaan RI tidak hanya melalui senjata dan diplomasi. Namun juga melalui bidang seni musik yang dilakukan para seniman Indonesia yang hidup pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.
"Musik memberikan sebuah pengaruh yang besar. Musik merupakan kekayaan seni budaya yang perlu untuk terus dipelihara dan dikembangkan," ungkapnya.
Sementara KPH Notonegoro, penghageng Kawedanan Kridhamardawa yang menaungi Yogyakarta Royal Orchestra mengungkapkan peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia selalu menjadi hal yang spesial bagi Keraton Yogyakarta. Sehingga usai Pentas Musikan Kamardikan yang digelar 17 Agustus 2022 lalu, merkea menutup rangkaian semarak HUT ke-77 RI ini dengan Konser Kamardikan Yogyakarta Royal Orchestra.
Baca Juga: Doa Tahun Baru Islam Keraton Yogyakarta
"Konser ini full orchestra, dengan berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti solois saxophone, vokal, dan choir," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Prestasi Komjen Pol Ahmad Dofiri yang Pimpin Sidang Kode Etik Ferdy Sambo, Sikat Klitih hingga Hoaks Sri Sultan HB X
-
Antisipasi Ancaman Krisis, DIY Diminta Perkuat Ketahanan Pangan
-
Sri Sultan HB X Akan Turun Tangani Aksi Kekerasan di Asrama Mahasiswa yang Akibatkan Korban Meninggal Dunia
-
Pecahan Uang Seri Baru Terbit, Sri Sultan HB X Dapat Edisi Khusus Tanggal Kelahiran
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari