SuaraJogja.id - Aparat Kepolisian Resor Sleman memastikan pelaku penganiayaan yang mengakibatkan seorang suporter PSS Sleman Aditiya Eka Putranda tews dan tiga orang lainnya luka-luka, berasal dari salah satu basis kelompok suporter sepakbola di DIY.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Ronny Prasadana mengungkap, saat ini pihaknya sedang mendalami kasus ini dan berniat menuntaskan hingga ke akar masalah.
Ia memastikan, pelaku dari kekerasan terhadap rombongan korban berasal dari salah satu basis suporter di DIY.
"Ya, [menyebut nama salah satu basis suporter sepakbola]," kata dia, Senin (29/8/2022) di Mapolres Sleman.
Bukan hanya berasal dari kalangan suporter, sejumlah pelaku ternyata merupakan residivis yang pernah terlibat kasus kekerasan menggunakan senjata tajam.
"[Perkara] bawa sajam kalau tidak salah. Itu akan kami lampirkan dalam berkas untuk memperberat [hukuman]," kata dia.
Ronny menyebutkan, sedikitnya ada dua motif yang diduga memicu 12 tersangka melakukan penganiayaan kepada korban dan rombongannya.
Pertama, ada peristiwa sebelum ini. Menurut para pelaku, suporter dari salah satu basis menyerang mereka lebih dulu.
"Masih kami dalami," kata dia.
Kendati ada dugaan motif balas dendam, diketahui bahwa korban tidak tahu apa-apa soal serangan sebelumnya yang dialami kelompok pelaku.
"Korban tidak tahu apa-apa. Korban hanya menonton Persebaya lawan PSS," terangnya.
Motif yang berikutnya ada provokasi dari salah satu tersangka, JN. JN memprovokasi bahwa ia sedang dikejar oleh suporter.
"JN, tersangka yang di bawah umur ini, menembakkan mercon ke tubuh korban," tambahnya.
Pihaknya juga masih mendalami kronologi munculnya kalimat 'Aku Brajamusti, Piye' dari salah satu tersangka, yang juga turut memicu terjadinya penganiayaan tersebut.
Ronny menyatakan dari keterangan para tersangka, rombongan pelaku ini tidak menonton pertandingan sepakbola sebelumnya di Stadion Maguwoharjo, Kapanewon Depok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati