SuaraJogja.id - Dalam beberapa hari terakhir warga Kalurahan Gilangharjo digegerkan dengan dugaan kampanye terselubung dari tersebarnya undangan BLT BBM yang diselipi foto calon lurah Gilangharjo nomor urut 2 Mulyadi. Pembagian foto tersebut dilakukan oleh perempuan inisial ES setelah menyerahkan undangan BLT BBM pada warga.
Merespons kejadian tersebut, Panewu Pandak Nanang Dwi Atmoko memanggil seluruh pihak-pihak yang terlibat untuk melakukan rapat klarifikasi pada Selasa (13/9/2022) di Kapanewon Pandak. Berdasarkan hasil rapat klarifikasi dugaan tersebut tidak ditemukan bukti adanya kampanye terselubung.
“Tadi sudah di klarifikasi penyerahan foto itu setelah dia memberikan undangan, jadi tidak bersamaan,” kata Nanang, Selasa.
Nanang mengatakan bahwa ES merupakan simpatisan calon lurah Gilangharjo nomor urut 2 di mana motif pembagian foto tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Mulyadi.
“Kalau modusnya memang mendukung salah satu calon, tapi sudah diserahkan BLT-nya (undangan). Kebetulan aja sama (waktunya). Meskipun ia tidak menyerahkan undangan tetap saja ia menyerahkan fotonya,” tandasnya.
Pihaknya menambahkan berdasarkan klarifikasi dari yang bersangkutan saat penyerahan undangan BLT BBM untuk warga, ES memberikan undangan bantuan dari pemerintah dan tidak ada sangkut pautnya dengan pilihan lurah.
Sementara itu Mulyadi, calon lurah Gilangharjo nomor urut 2 mengaku bahwa ia memang telah membagikan foto dirinya pada kadernya karena telah mendapatkan izin.
“Sebetulnya memang sudah saya kasih foto karena memang diizinkan dari Gilangharjo. Memang kalau kader benar-benar kerja mesti cari pengaruh untuk cari suara sebanyak-banyaknya,” terangnya.
Atas kejadian ini pihaknya membantah tudingan bahwa ia telah memerintahkan kadernya untuk membagikan undangan BLT BBM yang ditumpangi fotonya. Sebab foto tersebut hanya sekedar pengenalan dan tidak terkait dengan undangan bantuan dari pemerintah.
Baca Juga: Perkuat Pengawasan, Bawaslu Bantul Segera Bentuk Panwaslu Kapanewon
“Sebenarnya saya paling dirugikan. Itu fitnah, istilahnya saya suruh orang kasih undangan BLT ditumpangi foto saya, itu merupakan suatu fitnah. Saya tahu juga waktu sudah viral,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Perkuat Pengawasan, Bawaslu Bantul Segera Bentuk Panwaslu Kapanewon
-
Menuju Pemilihan Lurah Serentak di Kabupaten Bantul, Bupati Halim Ingatkan Soal Berkompetisi Secara Elegan
-
Pemkab Bantul Siapkan Rp4,5 Milyar dari DAU untuk Bantalan Sosial
-
Nongkrong Bawa Sajam, Pelajar di Imogiri Diamankan Polisi
-
Bantu Masyarakat Antisipasi Harga Naik, Bantul Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Ditanami Cabai dan Bawang
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Wali Kota Yogyakarta Identifikasi Belasan Daycare Layak untuk Relokasi Korban Little Aresha
-
Pencuri Bilah Gamelan di FIB UGM Ditangkap, Sudah Beraksi di ISI dan Dijual ke Tukang Rongskok
-
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 9 Perjalanan KA Daop 6 Yogyakarta Resmi Dibatalkan
-
Sultan Jogja Murka Kasus Daycare, Psikolog: Jangan Abaikan Naluri Orang Tua!
-
BRI Dukung Pergelaran Clash of Legends 2026, Barcelona Legends Siap Tanding di GBK Senayan Jakarta!