SuaraJogja.id - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggandeng Kejaksaan Negeri Gunungkidul untuk percepatan pembangunan proyek strategis daerah yakni penataan wajah kota tahap pertama dan pembangunan gedung DPRD.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul Irawan Jatmiko di Gunungkidul, Jumat, mengatakan pendampingan dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan potensi masalah hukum yang timbul, baik yang berdampak langsung atau tidak langsung.
“Intinya agar seluruh pekerjaan bisa dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi, sesuai dengan kontrak dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” kata Irawan Jatmiko.
Ia mengatakan rencana pengerjaan wajah kota akan dimulai pada 19 September 2022. Tahap pertama akan dikucurkan anggaran sesuai nilai kontrak sebesar Rp7,68 miliar.
Selain pembangunan wajah kota pembangunan Gedung DPRD Gunungkidul juga akan mulai dikerjakan. Gedung wakil rakyat ini ditargetkan kontrak pada 23 September 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp33,29 miliar.
“Semoga semua pengerjaan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati sehingga tidak molor,” kata Irawan.
Khusus untuk penataan wajah kota tahap pertama ini beberapa hal telah diinventarisasi dukungan pekerjaan antara lain, tiang dan kabel PLN tidak ada yang terkena pekerjaan wajah kota. Jaringan Telekomunikasi (Kabel FO) akan ditata dan dirapikan jika memungkinkan akan dibuat ducting untuk penempatan kabel-kabel.
Untuk jaringan PDAM akan ditata ulang dan ditempatkan di depan pedestrian. Penghapusan aset pohon dikoordinir oleh Bidang Aset BKAD dan diusulkan oleh OPD Pemegang Kartu Inventaris Barang. Aset bongkaran berupa kanstin, paving dan tegel difabel akan ditempatkan di UPT Alat Berat DPUPRKP Kabupaten Gunungkidul.
“Selain itu untuk Aset PJU dan rambu-rambu akan digeser ke belakang jalur pedestrian agar tidak mengganggu pedestrian. Patung Kendang akan diganti Tobong, dan patung lama akan dipindahkan di Pasar Sumber Rejeki Playen yang berada di Jalan Manthous,” katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Beraksi Sendirian, Petugas Koperasi Ini Sikat Kambing di 18 Lokasi di Gunungkidul
Berita Terkait
-
Bermula dari Cekcok Sama Istri, Pria Asal Gunungkidul Lampiaskan dengan Bacok Pedagang Sayur
-
Beraksi Sendirian, Petugas Koperasi Ini Sikat Kambing di 18 Lokasi di Gunungkidul
-
Harga BBM Naik, Gunungkidul Anggarkan Rp4,5 Miliar untuk Bantalan Sosial
-
Tarif Bus Disesuaikan Kenaikan Harga BBM, Organda Gunungkidul Diminta Tingkatkan Pelayanan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi