SuaraJogja.id - Triyono resmi mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kulon Progo. Hal itu setelah Pejabat (Pj) Bupati Kulon Progo Tri Saktiyana melantik mantan Kepala Bappeda bumi binangun itu pada Selasa (20/9/2022).
Tri Saktiyana menekankan dua poin penting yang harus ditindaklanjuti oleh sekda baru kali ini. Poin pertama adalah koordinasi secara internal mulai dari OPD, kapanewon hingga kalurahan.
Tujuannya untuk menyelaraskan kembali program-program pembangunan yang ada. Sehingga nantinya dapat tercapai secara maksimal.
Sedangkan poin aktual kedua yaitu penanggulangan inflasi yang dihadapi baik dalam skala nasional maupun regional. Mengingat efek penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang belum lama ditetapkan.
"Salah satu permasalahan nasional yang juga dihadapi daerah yaitu efek inflasi dari penyesuaian harga minyak (BBM) itu perlu ditanggulangi," kata Tri Saktiyana di Aula Adikarto Gedung Kaca Komplek Kantor Pemkab Kulon Progo, Selasa (20/9/2022).
"Pastikan di Kulon Progo '4K' itu terwujud, yaitu terwujudnya ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi bahan pokok termasuk energi, keterjangkauan daya beli masyarakat akan bahan pokok, dan komunikasi yang baik kepada seluruh stakeholder termasuk ke masyarakat di Kulon Progo," sambungnya.
Selain itu, Pj Bupati turut mengingatkan tentang masih banyaknya indikator-indikator program pembangunan daerah yang belum tercapai secara maksimal. Oleh sebab itu diharapkan bisa ditindaklanjuti lagi secara lebih matang ke depan.
"Kita juga mengadapi beberapa indikator capaian progam yang belum menggembirakan, untuk itu saya mohon untuk ditindaklanjuti. Selain hal makro ada juga hal mikro yang menjadi kewenangan kita juga harus diperhatikan. Tolong intervensinya lebih intensif lagi, ini tugas kita bersama," tegasnya.
Sementara itu, Sekda Kulon Progo Triyono mengaku jabatan yang diembannya saat ini merupakan tugas yang tak ringan. Sebagai rencana waktu dekat pihaknya akan berfokus pada kemiskinan dan dampak dari kenaikan BBM.
Baca Juga: Tekan Inflasi Dampak Kenaikan BBM, Pemkab Kulon Progo Terapkan Program 4K
"Saya akan merangkul semuanya, berkoordinasi dengan semua OPD dan teman-teman di jajaran Pemkab Kulon Progo untuk bareng-bareng mbangun Kulon Progo lebih maju, lebih baik lagi," ujar Triyono.
Berita Terkait
-
Tekan Inflasi Dampak Kenaikan BBM, Pemkab Kulon Progo Terapkan Program 4K
-
Pelantikan DPD PPNI Subang Periode 2022-2027, Dukung Subang Jawara Raga
-
Diundang KSP, Sekda Kota Depok Bicarakan Permasalahan Pembangunan Tol Cinere-Jagorawi Seksi 3
-
Capaian Distribusi 97,90 Persen, Masih Ada 1.108 KPM di Kulon Progo yang Belum Ambil Bantalan Sosial BBM
-
Kebut Capaian Nol Kasus TB, Pemkab Kulon Progo Intensifkan Skrining di Ponpes-Ponpes
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation