SuaraJogja.id - Guru besar UGM Samekti Wibowo, yang meninggal terseret ombak Pantai Pulangsawal, dimakamkan di Klaten. Sementara itu, terjadi kasus pemerkosaan yang dialami seorang penyandang disabilitas di bawah umur, dengan pelaku yang merupakan tetangganya sendiri. Di sisi lain, Bupati Bantul memberikan pesannya di hari pemilihan lurah serentak.
Di samping itu, penampilan Voice of Baceprot sebagai satu-satunya band metal perempuan di JogjaROCKarta mencuri perhatian penonton. Tak hanya itu, terkait pemilu, Bawaslu didorong untuk melibatkan platform dalam mengendalikan iklan politik di media sosial. Simak di bawah ini lima berita SuaraJogja.id yang paling banyak dibaca pada Minggu (25/9/20220 kemarin):
1. Meninggal Terseret Ombak, Guru Besar UGM Samekto Wibowo Dimakamkan di Kota Kelahiran
Jenazah guru besar FKKMK UGM, Prof Dr dr H Samekto Wibowo, PFarK, SpFK(K), SpS(K), dimakamkan di Pemakaman Keluarga Pondok Muharrikun Najaah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Sebelum dimakamkan, jenazah Samekto disemayamkan di Balairung UGM, Minggu (25/9/2022) untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari civitas UGM.
2. Penyandang Disabilitas Bawah Umur di Bantul Diperkosa Tetangga, Ibu Resahkan Lamanya Proses Visum
Perempuan penyandang disabilitas mental yang masih di bawah umur, KIW (12), diduga menjadi korban pemerkosaan oleh penyandang disabilitas fisik berinisial B. Kini kasus tersebut dalam penanganan Polres Bantul.
Disampaikan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry, mulanya pada Jumat (23/9/2022) datang seorang ibu dan anak ke Polsek Sewon yang diantar oleh anggota Polsek Mantrijeron Yogyakarta. Oleh piket SPKT selanjutnya diantar ke Unit Reskrim untuk dimintai keterangan dan informasi.
Baca Juga: Meninggal Terseret Ombak, Guru Besar UGM Samekto Wibowo Dimakamkan di Kota Kelahiran
3. Hari Ini Pemilihan Lurah Serentak, Bupati Bantul: Menang Jangan Umuk, Kalah Jangan Ngamuk
Masyarakat Kabupaten Bantul pada hari ini Minggu (25/9/2022) tengah menyelenggarakan pesta demokrasi pemilihan lurah serentak di 21 kalurahan. Ajang pemilihan kepala desa ini diikuti 75 calon lurah dengan jumlah pemilih 204.104 orang dan 564 TPS yang tersebar di Kabupaten Bantul.
Bertempat di Kalurahan Bangunharjo, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memantau secara langsung proses pemungutan suara. Dikatakan olehnya sejauh ini proses pemilihan lurah berjalan dengan baik.
4. Voice of Baceprot, Satu-satunya Band Metal Perempuan yang Tampil Cadas di JogjaROCKarta
Berita Terkait
-
Meninggal Terseret Ombak, Guru Besar UGM Samekto Wibowo Dimakamkan di Kota Kelahiran
-
Voice of Baceprot, Satu-satunya Band Metal Perempuan yang Tampil Cadas di JogjaROCKarta
-
Guru Besar UGM Meninggal Terseret Ombak, Hakim Agung Korupsi Tanda Kebiasaan Jual-Beli Perkara Belum Hilang
-
Guru Besar UGM Tewas Terseret Ombak saat Berfoto di Pantai Pulang Sawal
-
Dihantam Ombak saat Asyik Foto di Tebing Pantai, Guru Besar UGM Tewas Tenggelam
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana