SuaraJogja.id - Proses pengadaan tanah tahap dua untuk kebutuhan proyek pembangunan jalan tol Jogja-Bawen di seksi 1 pascaredesain, masih terus dilakukan. Terbaru, pihak tol akan menggelar konsultasi publik di tujuh kalurahan terdampak.
PPK Tol Jogja-Bawen, Mustanir mengungkap, rentang waktu pelaksanaan konsultasi publik akan digelar pada 18 -27 Oktober 2022. Tahap berikutnya, pihaknya menunggu Izin Penetapan Lokasi (IPL) dari Gubernur DIY turun.
Ia menyebut, kalurahan yang akan menjadi lokasi pelaksanaan konsultasi publik dimulai pada 18 Oktober 2022 adalah kalurahan Margodadi dan Margomulyo. Diikuti Kalurahan Margokaton. Tiga kalurahan tersebut berada di Kapanewon Seyegan.
"Di kalurahan tersebut, tahap konsultasi publik berlangsung selama dua hari, karena ada 216 bidang yang terdampak," kata dia, Senin (10/10/2022).
Konsultasi publik kemudian akan dilanjutkan untuk dilakukan di Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati. Kemudian Kalurahan Banyurejo, Kalurahan Tambakrejo, Kalurahan Sumberrejo di Kapanewon Tempel.
Mustanir menyebut, dalam pengadaan lahan untuk proyek pembangunan jalan tol Jogja-Bawen tahap II, dibutuhkan tanah sebanyak sekitar 617 bidang.
Namun, jumlah tersebut masih diinventarisasi dan diidentifikasi oleh Satgas A maupun Satgas B. Sehingga masih ada potensi terjadi perubahan jumlah.
Dalam konsultasi publik, ujarnya, warga yang tanahnya terdampak pembangunan tol pascaredesain akan dimintai pendapat untuk melakukan pelepasan hak.
Menurut Mustanir, dalam tahapan ini biasanya mayoritas warga terdampak sepakat. Tetapi jika ada yang tidak sepakat, mereka akan tetap difasilitasi.
Baca Juga: Respon Maraknya Praktik Jual Beli Seragam Sekolah, Masyarakat Diimbau Melapor Jika Memang Keberatan
"Misalnya tidak mau, ya seharusnya memberi penjelasan, dasarnya apa. Nanti ajukan keberatan kepada tim kajian, nanti mereka [tim kajian] turun lagi," ungkapnya.
"Tapi mudah-mudahan tidak ada yang menolak. Kemarin waktu sosialisasi warga sudah pada sepakat juga," lanjutnya.
Sementara ditanyai soal izin penetapan lokasi (IPL) yang baru, pelaksana proyek menargetkan IPL dari Gubernur bisa terbit pada November 2022.
"Setelah konsultasi publik kami akan menjalin berkoodinasi dua pekan, jadi kira-kira pertengahan November. Tapi kalau molor-molornya ya akhir November," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Sempat Tak Pasti, PSEL Akhirnya Dibangun di Jogja, 1.000 Ton Sampah Disulap Jadi Listrik Tiap Hari
-
GEMPAR Ramaikan Pasar Balangan, Kuatkan Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir
-
BRI Catat 501 Juta Transaksi BRILink Agen Hingga Juni 2026
-
Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga