SuaraJogja.id - Sebanyak dua rumah di Padukuhan Karangtanjung, Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, terdampak talut yang ambrol akibat guyuran hujan deras.
Dukuh Karangtanjung Sunarto mengungkap, ambrolnya talut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB pada Selasa (11/10/2022). Material talut yang rontok itu menimpa dua rumah. Ia menjelaskan satu di antara rumah itu bangunan kosong, sementara satunya lagi berpenghuni.
Rumah berpenghuni yang terdampak adalah milik Dwi Setiawan (34). Korban terhitung masih memiliki silsilah kekerabatan dekat dengan Sunarto.
Saat kejadian, Sunarto juga sedang tidak berada di rumah. Namun istrinya yang ada di rumah, sempat mendengar suara serupa gemuruh.
Baca Juga: Selokan Mataram Ditutup, BPBD sleman Distribusikan Air Bersih ke Wilayah yang Kekeringan
"Istri saya langsung lari ke belakang. Begitu melihat ke belakang dan mengecek rumah mas Dwi, [istri dan anak korban] hanya kelihatan kaki. Istri [saya] lari cari bantuan," ujarnya, di sela gotong-royong, Rabu (12/10/2022).
"Dzaki (putra Dwi) sama Heni (istri Dwi) yang sempat tertimbun. Kayla, anak yang perempuan, sedang ikut mbahnya ke kios," tuturnya.
Bukan hanya istri dan putra, di rumah itu juga ada nenek pemilik rumah. Namun, longsoran talut tidak sampai merusak kamarnya.
Diketahui, material talut merusak kamar Heni dan Dzaki berada, serta ruang yang biasa digunakan sebagai musala keluarga.
Setelah mendapatkan keterangan dari istri korban, diketahui Heni dan Dzaki sedang tiduran saja di kamar. Dari sana diketahui, istri korban sebatas mendengar suara gemuruh.
Baca Juga: Jangan Panik, BPBD Sleman Bakal Bunyikan 29 EWS di Lereng Merapi Peringati HUT RI Ke-77
"Ia mencoba mendekap anaknya. Kalau ada apa-apa anak ndak kaget, mungkin tidak menyangka jadi begitu (talut ambrol)," ungkapnya.
Setelah mengetahui kejadian, warga langsung bergotong-royong mengevakuasi material dan korban bersama warga. Gotong-royong membersihkan sisa material masih berlanjut pada hari ini.
Tahap berikutnya, akan dilakukan gotong-royong membangun lagi rumah korban.
Pemkab Sleman Salurkan Bantuan
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo datang ke lokasi bencana talut ambrol Karangtanjung, Rabu siang.
Didampingi BPBD Sleman dan Dinsos Sleman, Kustini mengungkap bahwa kondisi rumah warga yang terdampak talut ambrol tersebut dinyatakan mengalami kerusakan berat.
"Keluarga yang mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut telah mendapatkan perawatan," ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat lebih waspada dengan potensi dampak dari adanya hujan lebat, sebagai imbas cuaca ekstrem yang sedang berlangsung.
Pemkab Sleman melalui BPBD Sleman memberikan bantuan penuh sebesar Rp 50 juta untuk korban, untuk perbaikan rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan menjelaskan, bantuan yang diberikan Pemkab Sleman didasarkan atas Perbup No.56 tahun 2021 mengenai Pedoman Pengelolaan Bantuan Bencana.
Maka, Pemkab Sleman selanjutnya memberikan bantuan penuh dengan salah satu pertimbangan, yakni korban merupakan warga yang masuk dalam kategori KK miskin.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Daftar Bansos Cair Bulan April 2025, Siapa Saja yang Berhak Menerima
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
BPNT: Benarkah Efektif Tingkatkan Gizi Keluarga Kurang Mampu? Ini Faktanya!
-
Saldo Dana Bansos BPNT 2025 Senilai Rp 600 Ribu, Begini Cara Mendapatkan dan Syaratnya
-
Indonesia Beri Bantuan Ketiga untuk Gempa Myanmar, Diantar Langsung Menteri hingga Anggota DPR
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan