SuaraJogja.id - Dua gedung sekolah yang berdiri di Kapanewon Tempel, diputuskan tidak jadi terdampak pembangunan tol Jogja-Bawen seksi I. Dua sekolah itu yakni SD Negeri Banyurejo 1 dan SMPN 2 Tempel.
Humas PT Jasamarga Jogja Bawen (PT JJB) Danindra Ghuasmoro menerangkan, di area sekolah tersebut, pembangunan konstruksi tol menerapkan rekayasa teknis tertentu. Sehingga bangunan sekolah pada akhirnya tidak perlu dirobohkan demi berganti sebagai bagian dari infrastruktur jalan tol.
"Awalnya iya [kena]," kata dia, Selasa (1/11/2022)
Indra menambahkan, keputusan agar pemrakarsa dan pelaksana proyek tol Jogja-Bawen seksi I menghindari bangunan SD N Banyurejo 1, sudah dipastikan untuk diterapkan pada proyek ini.
"Untuk SMP N 2 Tempel saat ini masih tahap perhitungan, sembari menunggu tindak lanjutnya," terangnya.
Ia tidak dapat memberikan keterangan, kala ditanya pada awalnya SD N Banyurejo akan diperuntukkan untuk bagian apa dari bangunan tol. Termasuk pertimbangan dari tim konstruksi teknis pada akhirnya menghindari bangunan sekolah tersebut.
Sementara itu, kala diminta keterangan soal area SMP N 2 Tempel, Indra menyebut bahwa awalnya kawasan itu akan digunakan sebagai lokasi penempatan tiang borepile tol.
Penghitungan yang saat ini dilakukan untuk area SMP N 2 Tempel, nantinya akan menjadi dasar keputusan, bisa tidaknya kawasan itu dihindari sebagai lokasi dibangunnya konstruksi tol.
"Masih dibicarakan dengan kontraktor juga," tandasnya.
Baca Juga: Terus Bertambah, Pengerjaan Konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi I Nyaris 10 Persen
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun