Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 05 April 2023 | 14:16 WIB
Jumpa pers penanganan WNA oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta, Rabu (5/4/2023). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]


Ditambahkan Agung, penanganan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Kantor Imigrasi Yogyakarta menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian. Termasuk dengan penguatan kerjasama lintas sektoral serta tindaklanjut atas partisipasi masyarakat. 


Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Najarudin Safaat menambahkan dari pemeriksaan yang telah dilakukan kepada RS, yang bersangkutan memang memiliki tiket untuk kembali ke negaranya. Namun setelah dicek ternyata tiket tersebut belum dibayar.


"Dari pemeriksaan yang kami lakukan dia memang memiliki tiket kembali tapi ternyata belum dibayar, sehingga ketika kita konfirmasi ke airline ini tidak bisa dimanfaatkan," ujar Najarudin. 


"Kemudian ketika kita meminta untuk membayar itu, untuk saat ini dia belum bisa. Jadi kami duga saat ini dia tidak memiliki uang atau memang tidak mau membeli tiket tersebut," imbuhnya.

Baca Juga: Bule Ngeyel Bangun Tenda saat Nyepi sampai Ditegur Pecalang di Bali, Netizen Geram: Deportasi Aja


Najarudin menyebut telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Hungaria di Indonesia terkait hal ini. Pihak kedutaan pun sudah berkomunikasi dengan keluarga RS dan akan segera mengupayakan kepulangan yang bersangkutan. 


Selanjutnya RS direncanakan akan dikirim ke Rumah Detensi Imigrasi Semarang. Guna selanjutnya menunggu pemulangan atau deportasi ke negara asalnya.

Load More