SuaraJogja.id - Kejahatan jalanan di wilayah Kabupaten Sleman kembali mengkhawatirkan. Selain kejadian di Gamping, polisi mengungkap ada aksi pembacokan di Seyegan, Sleman.
Kasat Reskrim Polresta Sleman Made Wira Suhendra menuturkan peristiwa kejahatan jalanan di Seyegan itu terjadi pada (13/8/2023) sekira pukul 01.15 WIB kemarin. Kejadian itu bermula pada saat korban tengah keluar untuk membeli makan di angkringan.
"Kemudian tiba-tiba ada dari arah belakang motor korban dipepet oleh motor lain yang dikendarai dua orang. Terus kemudian bertanya kepada si korban dengan bahasa Jawa koe wong endi?" ungkap Made saat rilis kasus di Mapolresta Sleman, Senin (21/8/2023).
"Kemudian korban yang saat itu menjawab 'aku wong Seyegan' tiba-tiba langsung dibacok," imbuhnya.
Akibatnya korban mengalami luka sabet senjata tajam yang mengenai lengan tangan kanan. Korban yang berhasil melarikan diri lantas meminta tolong kepada rekannya dan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.
Mendapat laporan itu polisi lantas bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak lama kemudian dua orang berhasil diamankan yakni AR (16) sebagai eksekutor dan GAF (17) sebagai jongki.
Selain itu, polisi juga mendapati sejumlah pil atau obat-obatan yang diduga dikonsumsi oleh anak-anak yang berkonflik dengan hukum tersebut. Kasus ini pun turut dikembangkan penyelidikannya kepada Satresnarkoba Polresta Sleman.
Disampaikan Made, motif para pelaku anak ini melakukan kejahatan jalanan diduga setelah mengonsumsi minuman keras dan pil trihexyphenidyl tadi.
"Bahwa yang jelas posisinya sebelum melakukan hal tersebut keduanya ini mengkonsumsi minuman keras yaitu jenis anggur kolesom dengan kadar alkohol 14,7 persen dan mengkonsumsi pil trihexyphenidyl," terangnya.
Sebelumnya diketahui Satreskrim Polresta Sleman juga telah berhasil mengungkap tindak pidana kejahatan jalanan di Gamping yang terjadi pada Rabu (26/7/2023) lalu. Semua pelaku dari peristiwa itu merupakan anak di bawah umur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin