SuaraJogja.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY melakukan penyegelan satu indekos di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (29/08/2023). Indekos ini dibangun di Tanah Kas Desa (TKD) tanpa ijin dari Gubernur DIY.
"Kami lakukan [penyegelan] untuk satu tkd di condongcatur. Kos-kosan luas sekitar lima ribu meteran persegi," ujar Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad, Senin (28/08/2023).
Menurut Noviar, indekos dibangun di TKD yang merupakan Sultan Ground (SG) atau tanah Kasultanan. Berbeda dari TKD yang tidak boleh dibangun perumahan, SG sebenarnya boleh dimanfaatkan untuk dibangun rumah hunian.
Namun karena pemilik indekos tidak mengantongi ijin dari Gubernur DIY, maka Satpol PP pun terpaksa menyegel indekos sampai pemilik mengurus surat kekancingan ke Keraton Yogyakarta.
"Untuk tanah SG diperbolehkan untuk perumahan, hanya saja mereka tidak memiliki kekancingan dari keraton. Sepanjang tata ruangnya masih sesuai, sehingga kekancingannya saja yang diurus," ujarnya.
Noviar menambahkan, dengan adanya penyegelan indekos tersebut maka hingga saat ini Satpol PP DIY sudah 16 obyek bangunan di DIY sejak beberapa bulan terakhir. Sedangkan untuk SG, tercatat enam rumah yang dibangun tanpa ijin disegel.
"Jadi jangan khawatir itu tinggal pengurusannya, dan ada ketentuan kekancingannya itu ditaati," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Penawaran TKD Tak Dihiraukan, Sultan Desak Kabupaten Mandiri Kelola Sampah
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja