SuaraJogja.id - Diorama Arsip Jogja adalah museum yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta (DPAD) DIY. Museum ini menyajikan berbagai arsip terkait sejarah panjang Yogyakarta, mulai dari era Panembahan Senopati hingga masa sekarang ini.
Museum ini dibuka untuk umum dan telah menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang kerap dikunjungi oleh para warga dan wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Diorama Arsip Jogja sendiri bertempat di Gedung DPAD DIY, Jalan Janti, Banguntapan, Bantul.
Diorama Arsip Jogja dibagi menjadi 18 ruangan yang berbeda. Meliputi Kebangkitan dan Kejayaan Mataram, Prahara dan Intervensi VOC, Kasultanan Yogyakarta, Geger Sepehi, Puro Pakualaman, Perang Jawa, Lokomotif Perubahan, Kebangkitan Elite-Elite Lokal.
Lalu Selokan Mataram, Yogyakarta Itu Kota Revolusi, Penataan Pemerintah DIY, Yogyakarta Kota Pendidikan, Yogyakarta Kota Kebudayaan, Yogyakarta Kota Pariwisata, Pisowanan Ageng 1998, Yogyakarta dan Kebencanaan, hingga yang terakhir Keistimewaan Yogyakarta.
Kedelapan belas ruangan itu berisi diorama arsip yang menceritakan rentetan kejadian yang berdirinya Yogyakarta. Kendati dibagi menjadi belasan ruang yang berbeda, Anda tidak akan merasa bosan saat masuk ke sini.
Mengapa? Karena Diorama Arsip Jogja menyajikan cerita sejarah Yogyakarta dalam bentuk benda dan bahkan animasi tiga dimensi. Selain itu, juga dilengkapi dengan berbagai teknologi seperti hologram, fogscreen, dan Augmented Reality (AR).
Lalu, bagaimana cara berkunjung ke Diorama Arsip Jogja yang menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta?
Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Diorama Arsip Jogja, dapat mengakses laman https://arsipjogja.id. Di sana, Anda bisa langsung reservasi waktu dan tanggal kunjungan, baik secara individu maupun kelompok.
Saat sudah reservasi, Anda harus datang tepat waktu agar tidak tertinggal sesi tour di Diorama Arsip Jogja. Pasalnya, pengunjung yang terlambat lebih dari 15 menit dari jadwal reservasi, tidak diperkenankan masuk dan harus melakukan reservasi ulang.
Sementara itu, tarif tiket untuk masuk ke Diorama Arsip Jogja mulai dari Rp20.000 untuk pelajar/mahasiswa, Rp30.000 untuk umum, Rp100.000 untuk wisatawan asing, dan Rp250.000 untuk liputan khusus. Selain itu, tempat wisata edukasi ini buka setiap hari Selasa - Minggu pukul 09.00 - 16.00 WIB, tutup setiap hari Senin dan Hari Libur Nasional.
Berita Terkait
-
Komentari Pencopotan Baliho, Ganjar Pranowo Bersyukur Warga Tawarkan Rumahnya
-
Mengenal Sejarah Yogyakarta, Lewat Wisata Edukasi di Diorama Arsip Jogja
-
Kegiatan Wisata Arsip V, Belajar Sejarah Yogyakarta Bareng DPAD DIY
-
Eddy Hiariej Terciduk Hadiri Pengukuhan Guru Besar di UGM, Didekati Wartawan justru Kabur
-
Hadapi Perserang Serang, Ambisi PSIM Yogyakarta Menang Lagi di Laga Kandang
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja