Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Rabu, 10 Januari 2024 | 21:53 WIB
Rombongan pengantin pria menuju Bangsal Sewotomo Puro Pakualaman usai akad nikah Dhaup Ageng di Masjid Agung Pakualaman, Rabu (10/1/2024). [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

"Saya ga keberatan sih, karena itu memang kepentingannya beliau kan.", jelas Santoso.

Ia menambahkan bahwa justru dengan penutupan jalan-jalan tertentu, terkhusus hari ini jalan yang dibuka adalah jalan Bausasran, ia menjadi diuntungkan.

Karena akan semakin banyak orang yang melewati jalan tersebut dan kemungkinan bensinnya terjual akan semakin tinggi.

"Justru saya merasa bersyukur sih, karena kan dengan penutupan jalan itu, dan jalan yang dibuka jalan sini ya orang-orang jadi makin banyak yang lewat sini kan. Bensin saya juga jadi semakin laku.", ungkap Santoso.

Baca Juga: Sehari Jelang Dhaup Ageng, Putra Bungsu Adipati Pura Pakualaman Gelar Prosesi Siraman

Selain itu, Santoso juga mengatakan bahwa ia dan beberapa warga lain yang ia ketahui di jalan tersebut tidak terlalu terdampak karena memang hanya sehari saja kegiatan tersebut diberlangsungkan.

"Lagian juga cuma sehari kan acaranya. Kecuali kalau sampai berhari-hari, ya mungkin warga sini bakalan terganggu juga ya. Setahu saya ya warga sini itu tidak terdampak ya.", ujar Santoso.

Santoso pun menambahkan bahwa alasan warga sekitar Pakualaman tidak terdampak dengan penutupan jalan adalah karena warga sekitar Pakualaman sendiri sudah mengetahui banyak jalan alternatif jika jalan-jalan besar mengalami penutupan untuk acara besar seperti ini.

"Biasanya warga sini nggak terdampak ya karena sudah tahu jalan alternatifnya juga. Kalau sini ditutup, larinya ke sini, sini tutup lagi, larinya ke situ. Justru para pendatang yang setahu saya terdampak. Karena mereka nggak tahu jalan alternatifnya kan. Jadinya bingung, mau lewat sini kok ditutup, lewat sana muternya terlalu jauh. Makanya kemungkinan terdampaknya lebih besar pendatang daripada warga sekitar sini.", jelas Santoso.

Kontributor: Fristian Setiawan

Baca Juga: Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kekerasan Seksual di Salah Satu SD Swasta Kota Jogja, Polisi Periksa Tiga Saksi

Load More