Bukan justru gimmick receh ala kadarnya yang bahkan tidak sesuai dengan tempatnya.
"Jadi ada gimmick yang itu patut dilakukan, ada gimmick yang tidak patut dilakukan. Ada gimmick yang itu ada pada tempatnya, tapi ada gimmick yang tidak pada tempatnya," imbuhnya.
Wawan pun melihat situasi sekarang yang menunjukkan masih banyak publik belum menentukan pilihan. Padahal Pilpres 2024 hanya kurang dari sebulan lagi.
Oleh sebab itu, debat capres atau cawapres sepatutnya dilakukan dengan lebih elegan. Bukan justru menampilkan gimmick-gimmick yang tak sesuai pada tempatnya.
Baca Juga: Satu Jam Lebih Bertemu Sri Sultan HB X, Prabowo dan Gibran Izin Dulang Suara di Jogja
"Kita ini nunggu loh, kita ini publik nunggu betul, banyak orang kan saat ini belum memutuskan pilihan. Banyak sekali yang masih ragu-ragu, ragu-ragunya itu kenapa, menunggu, menunggu debat, ini kan bagus untuk demokrasi kita. Makanya jangan main-main itu, gak boleh diulang itu. Itu sama saja dengan tidak menghargai forum debat itu, kalau gimmick-nya gimmick yang tidak pada tempatnya," kata dia.
- 1
- 2
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Samsung Murah Rp2 Jutaan: RAM Gede, Kamera Terbaik
- Cari Mobil Bekas Harga Rp35 Jutaan? Ini Rekomendasi Terbaik, Lengkap dengan Spesifikasinya!
- Dulu Hanya Sultan yang Sanggup, Kini Jadi Mobil Bekas Murah: Ini Deretan Sedan Mewah Kelas Atas
- 3 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 15 Mei: Klaim Permata dan Pemain OVR 107 Gratis
- Mauro Zijlstra: Proses Naturalisasi Timnas Indonesia Berjalan, Lagi Urus Paspor
Pilihan
-
Puan Tolak Relokasi Warga Gaza, PCO: Pemerintah Cuma Mau Mengobati, Bukan Pindahkan Permanen
-
Wacana 11 Pemain Asing di Liga 1 Dibandingkan dengan Saudi Pro League
-
Dewi Fortuna di Sisi Timnas Indonesia: Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
7 Rekomendasi Sunscreen Terbaik, Super Murah Pas buat Kantong Pelajar
-
Mitsubishi Xpander Terbaru Diluncurkan, Ini Daftar Pembaruannya
Terkini
-
Segera Klaim! Ada 3 Link Saldo DANA Kaget, Bisa Buat Traktir Ngopi dan Nongkrong Bareng Teman
-
Banyak yang Salah Kaprah, UGM Pastikan Kasmudjo Dosen Pembimbing Akadamik Jokowi
-
Amankan Beruang Madu hingga Owa dari Rumah Warga Kulon Progo, BKSDA Peringatkan Ancaman Kepunahan
-
Polemik Lempuyangan: Keraton Bantu Mediasi, Kompensasi Penggusuran Tetap Ditolak Warga
-
HUT ke-109, Sleman Berbenah SOP Perizinan Baru Janjikan Transparansi dan Bebas Pungli