SuaraJogja.id - Capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (22/1/2024). Ketiganya bertemu sekitar 1 jam lebih sekitar pukul 11.30 WIB hingga keluar pukul 12.45 WIB.
Usai pertemuan tertutup tersebut, Prabowo mengungkapkan dirinya dan Gibran bertemu Sultan untuk meminta izin ke Sultan untuk berkampanye di DIY. Keduanya juga menyampaikan terima kasih kepada Sultan karena bersedia bertemu.
"Jadi sesuai budaya kita adat, kita kalau mau masuk ke suatu tempat kita datang ke yang paling tua, jadi kami mohon izin gitu. Yang penting kami berterima kasih dapat diterima oleh Ngarsa Dalem dalam keadaan yang baik, kami mohon waktu dan tadi hanya sowan, juga melaporkan, minta izin masuk ke daerah lah," kata Prabowo, Senin.
Prabowo menyebutkan, dirinya dan Gibran juga mendapatkan wejangan dan pandangan dari Sultan terkait banyak hal. Terutama masalah teknologi dan masa depan.
"Dapat juga tadi pandangan-pandangan beliau tentang beberapa masalah, terutama juga masalah masa depan, masalah teknologi dan sebagainya. Beliau kasih wejangan-wejangan yang kami terima juga minta pandangan-pandangan beliau tentang beberapa hal," katanya.
Sementara Gibran dalam kesempatan ini sama sekali tak memberikan pernyataan. Saat wartawan menanyakan tentang debat cawapres pada Minggu (21/1/2024) kemarin, Gibran bungkam dan masuk ke mobil Innova yang membawa pergi terpisah dari mobil Prabowo.
Sebelumnya keduanya bersama mengendarai mobil Alphard berwarna putih saat bertemu Sultan. Prabowo mengenakan batik bercorak coklat. Sedangkan Gibran mengenakan batik warna biru.
Keduanya masuk ke Gedong Wilis, Kompleks Kepatihan dan disambut ketua-ketua partai pendukung di DIY seperti Gerindra, Golkar, PAN seta Demokrat dan PSI.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Datang Pukul 11.30 WIB, Prabowo Subianto Didampingi Gibran Bertemu Sri Sultan di Jogja
Berita Terkait
-
Empat Fakta Desa Panggungharjo yang Disebut Mahfud MD di Debat Cawapres, Desa Unggul di Jogja yang Mandiri Kelola Sampah
-
Sambut Probowo-Gibran, Para Janda Gemoy Menari 'Ok Gas 2' di Gerbang Kepatihan Yogyakarta
-
Pengamat Sebut Prabowo-Gibran Sudah Dapat Tiket jika Pilpres 2024 Dua Putaran, Siapa Menyusul?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Ormas Terlibat Kekerasan, Muhammadiyah Desak Polisi Tak Tebang Pilih
-
17 Persen Penerima PKH di DIY Terindikasi Judol, Dinsos Tangguhkan Bansos
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma
-
Difabel Harus Kesulitan Masuk Malioboro, Pemda Bongkar Desain Regol Ayom