SuaraJogja.id - Kecelakaan tunggal yang memakan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Godean KM 13, Sangonan, Sidorejo, Godean, Sleman. Nahas satu orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Kasat Lantas Polresta Sleman Kompol Andhies F Utomo menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (23/1/2024) sekira pukul 05.15 WIB pagi tadi. Kecelakaan tunggal ini melibatakan pengendara sepeda motor yang menabrak pohon tumbang.
"Kecelakaan tunggal, membentur pohon tumbang," kata Andhies, Selasa pagi.
Peristiwa tersebut bermula saat terdapat pohon tumbang yang melintang tepatnya di Jalan Godean KM 13. Warga setempat hendak melakukan pemotongan ranting dan pohon oleh warga setempat.
Namun saat bersamaan dengan itu dari arah timur ke barat melaju sebuah sepeda motor bernomor polisi AB 4793 ZP. Diduga karena hujan mengakibatkan pengendara tidak melihat pohon tumbang tersebut.
"Karena situasi hujan sehingga diduga pengemudi sepeda motor tidak memperhatikan adanya pohon yang melintang di jalan tersebut," tuturnya.
"Sepeda motor tersebut lalu membentur pohon tersebut sehingga mengakibatkan terjadinya laka lantas," imbuhnya.
Berdasarkan pemeriksaan kepolisian, diketahui identitas pengendara sepeda motor itu berinisial SR (55) warga Nanggulan, Kulon Progo. Akibat benturan itu korban mengalami luka berat di bagian kepala.
"Korban mengalami cedera di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian dan sudah dibawa ke RS Bhayangkara, " ucapnya.
Baca Juga: Update Puting Beliung di Gunungkidul: Seorang Tewas, Dua Luka dan Ratusan Rumah Alami Kerusakan
Akibat kejadian tersebut sepeda motor mengalami kerusakan bagian body depan melengkung. Ditaksir kerugian materi mencapai Rp1 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah