SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat jumlah kunjungan wisatawan pada Sabtu (13/4) sebanyak 52.793 orang dengan pendapatan retribusi Rp627 juta.
"Jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata di Gunungkidul dari Rabu (10/4) sampai Sabtu (13/4), tertinggi pada Sabtu, yakni 52.793 orang," kata Kabid Pengembangan Destinasi Dispar Gunungkidul Supriyanta di Gunungkidul, Minggu.
Ia mengatakan rincian jumlah pengunjung, yakni Rabu (10/4) sebanyak 3.148 orang dengan pendapatan retribusi Rp38,91 juta, Kamis (11/4) sebanyak 22.718 orang dengan pendapatan retribusi Rp259,759 juta. Kemudian, Jumat (12/4) sebanyak 30.994 orang dengan pendapatan retribusi Rp360,41 juta.
Adapun total kunjungan wisatawan ke Gunungkidul dari 10-13 April sebanyak 109.653. Sedangkan pendapatan retribusi pariwisata sebesar Rp1,28 miliar.
Objek wisata pantai tetap menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Hal ini dikarenakan wisata pantai yang indah dengan pasir putih yang membentang, juga didukung akses jalan yang bagus. Hal ini juga menjadi faktor utama, tingginya kunjungan wisatawan ke Gunungkidul.
"Kami perkirakan puncak kunjungan wisatawan ke objek wisata di Gunungkidul terjadi pada hari ini," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Oneng Windu Wardana mengatakan kawasan pantai masih menjadi primadona.
Dari total kunjungan, lebih dari 90 persen wisatawan ke pantai selatan. Kemudian, destinasi minat khusus lainnya juga ada peningkatan kunjungan namun tetap didominasi ke pantai.
"Kami berharap wisatawan dapat menikmati kunjungannya dengan aman, nyaman sehingga datang kembali lagi ke Gunungkidul," katanya.
Baca Juga: Berbeda dari Pemerintah, Jamaah Aolia Gunungkidul Gelar Salat Idul Fitri Lebih Dulu
Berita Terkait
-
Ramai Sorotan Jamaah Aolia Gunungkidul Lebaran Lebih Cepat, Ini Tanggapan Muhammadiyah
-
Mbah Benu Ungkap Jamaah Aolia Rayakan Idulfitri Lebih Awal karena Sudah Telpon Allah, Netizen Ramai Ingin Minta Nomornya
-
8 Fakta Jamaah Aolia Gunungkidul, Klaim Punya Ribuan Pengikut hingga Paling Utama Tentukan 1 Syawal
-
Berbeda dari Pemerintah, Jamaah Aolia Gunungkidul Gelar Salat Idul Fitri Lebih Dulu
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK