SuaraJogja.id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta mengusulkan sekitar 150 formasi untuk rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tahun 2024. Jumlah itu termasuk CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Kalau yang diajukan untuk Pemerintah Kota sendiri ini kita informasinya sekitar 150 untuk ASN, CPNS dan PPPK," kata Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan BKPSDM Kota Yogyakarta, Gunawan Adhi Putra, saat dihubungi, Kamis (18/4/2024).
Disampaikan Gunawan, saat ini Pemkot Yogyakarta bersama seluruh pemda dan kementerian termasuk lembaga masih dalam tahap usulan formasi. Usulan itu telah dikirimkan dan menunggu validasi Kementerian PAN-RB dan BKN.
"Setelah divalidasi oleh Menpan dan BKN nanti baru ada penetapan formasi secara rinciannya. Untuk Pemkot Jogja sendiri yang kami ajukan, selain yang PPPK juga untuk CPNS juga," terangnya.
Saat ini, pihaknya belum bisa menyampaikan secara rinci formasi untuk rekrutmen ASN tersebut. Mengingat masih ada potensi perubahan jumlah yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Ini lagi usulan semua. Lagi jalan, jadi kami belum bisa menyampaikan secara rinci, nanti mungkin ada perubahan-perubahan dan sebagainya. Itu masih dinamis," ucapnya.
Namun, pada tahun ini rekrutmen ASN akan diprioritaskan untuk usual PPPK. Hal itu sesuai dengan arahan Menpan yang dikeluarkan pada akhir 2023 kemarin.
"Rinciannya sebagian besar memang sesuai dari Menpan yang keluar di akhir 2023 untuk prioritas memang diminta untuk usulan PPPK, khususnya untuk penataan non ASN karena sebagai tindaklanjut dari undang-undang yang nomor 20 tahun 2023 tentang undang-undang ASN yang baru itu," paparnya.
"Karena kan harus ada penataan untuk non ASN, jadi harus mereka meminta untuk sebagian formasi diprioritaskan untuk yang PPPK untuk yang pelamar non ASN," imbuhnya.
Baca Juga: Sebanyak 30 Barang Pemudik Tertinggal di KA Yogyakarta Selama Lebaran, Nilainya Mencapai Rp 126 Juta
Diharapkan rekrutmen ASN pada tahun ini dapat mengisi kebutuhan pegawai yang ada di Pemkot Jogja. Mengingat masih cukup banyak kekurangan serta angka pensiun yang relatif tinggi mencapai rentan 250-300 pegawai per tahun.
"Kalau dari angka sendiri masih cukup banyak. Karena kita masih mempunyai dari teman-teman pegawai non ASN ini. Makanya mereka ini menjadi prioritas dari pemerintah pusat untuk segera kita selesaikan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Pemkab Sleman Segera Buka Rekrutmen ASN 2024, Total 736 Formasi Mulai CPNS hingga Tenaga Teknis
-
Lari 7 Km Dari Rumahnya, Bupati Gunungkidul Ajak ASN Berolahraga di Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran
-
Pergerakan Arus Balik Melalui Terminal Jombor Meningkat, Kedatangan dan Keberangkatan Hampir Seimbang
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?