SuaraJogja.id - Tokoh masyarakat Kabupaten Sleman, Joko Widodo resmi mendaftarkan diri sebagai anggota Partai Gerindra. Jumat (19/4/2024) sore, pria yang akrab disapa Joko ini mendatangi kantor DPC Kabupaten Sleman yang berada di Jalan Merbabu nomor 8 C Jaran, Tridadi, Sleman.
Nama Joko Widodo tak asing di telinga warga Kabupaten Sleman, terutama bagi pecinta olahraga otomotif. Sebab, Joko sebelumnya pernah menjadi Ketua Bidang Roda Dua (R2) di Indonesia Off-Road Federation (IOF).
Saat masih aktif di IOF Joko kerap mengadakan event motor trail dan off road tingkat lokal dan nasional. Kini, dirinya ingin mengabdikan dirinya secara lebih luas untuk masyarakat Sleman.
"Saya ingin mengabdi dan ikut berpartisipasi dalam membangun kabupaten Sleman. Saya berpikir, dengan terjun di politik, saya akan bisa membantu lebih banyak orang," kata warga Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman ini seperti rilis yang diterima suarajogja.id.
Saat ditanya alasannya memilih Partai Gerindra, Joko mengaku cocok dengan program, serta visi misi partai yang didirikan presiden Indonesia 2024 terpilih, Prabowo Subianto ini.
Pengusaha dibidang IT dan start up ini juga merasa kagum dengan sosok Prabowo Subianto, lantaran selalu mementingkan kepentingan rakyat dan negara.
"Saya memilih Gerindra, karena merasa cocok berdemokrasi melalui Partai Gerindra yang berideologi nasionalis," pungkasnya.
Kedatangan Joko di Kantor DPC Gerindra Sleman sore itu disambut langsung oleh sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Sleman.
Setelah mengisi formulir, Joko langsung mendapatkan kartu tanda anggota Partai Gerindra yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Kaderisasi, Kepengurusan DPC Gerindra Sleman, R. Husni Heriyanto.
Baca Juga: KPU Bantul Tetapkan Minimal Dukungan Calon Perseorangan 55.656 Orang untuk Maju Pilkada 2024
Dia juga mendapatkan dua buku berjudul Paradoks Indonesia dan Kepimimpinan Militer, yang ditulis Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Sleman M Arif Priyo Susanto mengatakan, Gerindra menerima semua kalangan masyarakat yang ingin bergabung.
"Sebagai partai nasionalis, kami menerima siapa saja yang merasa cocok dengan visi misi Gerindra dan ingin bergabung," kata Arif.
Dia berharap, bergabungnya Joko Widodo di Partai Gerindra bisa menjadi tambahan energi bagi partai Gerindra Sleman, terutama menjelang Pilkada 2024 Sleman yang sebentar lagi dihelat.
"Harapan kami, selain regenerasi juga bisa menjadi tambahan energi, tidak hanya event Pilkada, tapi juga event politik berikutnya," imbuhnya.
Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Kaderisasi, Kepengurusan DPC Gerindra Sleman, R. Husni Heriyanto menambahkan, meski baru bergabung Joko diharapkan juga akan ikut berpartisipasi dalam kontestasi Pilkada 2024 Sleman.
Berita Terkait
-
Golkar dan PDI Perjuangan Kompak Munculkan Nama Soimah Pancawati Sebagai Kandidat Jelang Gelaran Pilkada Bantul
-
Pilkada di DIY Rentan Kepentingan Politik, KPU Pastikan Pemilihan Anggota Badan Ad hoc Netral
-
Mulai Jajaki Komunikasi ke Partai Politik, Heroe Poerwadi Siap Ramaikan Pilkada Kota Jogja 2024
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?