SuaraJogja.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memasang sejumlah kamera pemantau atau CCTV di beberapa titik lokasi guna mengawasi pelaku pembuangan sampah liar yang marak dalam beberapa waktu terakhir.
"Pemasangan CCTV ini guna mengawasi pelaku pembuangan sampah liar untuk melakukan tindakan lebih lanjut dan pemberian sanksi," kata Kepala DLH Kabupaten Sleman Epiphana Kristyani di Sleman, Sabtu.
Menurut dia, pemasangan CCTV ini dilakukan secara tersembunyi di tujuh titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Sleman.
"Ada tujuh titik pemasangan CCTV, namun dimana saja lokasinya tidak bisa kami sebutkan, karena memang ini untuk mengawasi pembuang sampah liar," katanya.
Ia mengatakan melalui CCTV ini pihaknya ingin mengetahui siapa saja yang sering membuang sampah sembarangan, baik secara pribadi maupun adanya kemungkinan pelaku jasa pembuangan sampah.
"Pelaku yang tertangkap CCTV akan ditelusuri dan akan diberikan sanksi," katanya.
Epiphana mengatakan sanksi bagi para pelaku pembuang sampah liar yang terdeteksi berupa sanksi sosial untuk memberikan efek jera bagi pelaku.
"Sanksinya selain harus mengambil kembali sampah yang dibuang sembarangan, juga bisa berupa menyapu jalan-jalan umum. Dengan sanksi ini kami harapkan dapat memberi efek jera," katanya.
I mengatakan pihaknya juga melakukan koordinasi dengan kapanewon (kecamatan) untuk memetakan kawasan mana saja lokasi-lokasi jalan umum yang jarang disapu.
"Nanti pelaku pembuangan sampah liar kami suruh menyapu jalan selama satu minggu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning